Ampek Nagari, AMC – Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, kembali melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke berbagai kecamatan di Kabupaten Agam.
Selasa (21/10), orang nomor satu di Kabupaten Agam tersebut menyambangi Kecamatan Ampek Nagari. Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meninjau langsung kondisi lapangan serta pelaksanaan program-program unggulan daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Agam didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan disambut langsung oleh Camat Ampek Nagari bersama para wali nagari serta tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan diawali dengan diskusi bersama perangkat kecamatan di Aula Kantor Camat Ampek Nagari yang berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam arahannya, Bupati Benni Warlis menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Agam.
Ia mendorong agar pelaksanaan program ini melibatkan BUMNag dan Koperasi Merah Putih sebagai lembaga penyedia bahan makanan bergizi bagi sekolah-sekolah.
“Lembaga-lembaga lokal seperti BUMNag dan koperasi dapat menjadi tulang punggung penyedia bahan makanan untuk dapur MBG. Dengan begitu, kebutuhan gizi anak-anak kita bisa terpenuhi, sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar,” jelas Bupati.
Selain menyoroti program MBG, Bupati juga menegaskan pentingnya optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat.
Masjid, menurutnya, tidak hanya tempat ibadah, tetapi juga bisa menjadi ruang pembinaan, pendidikan, serta pemberdayaan sosial yang berdampak luas bagi masyarakat.
Usai berdiskusi, Bupati Agam bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke sejumlah nagari di Kecamatan Ampek Nagari, di antaranya Nagari Bawan, Sitanang, Batu Kambiang, dan Sitalang.
Di setiap nagari yang dikunjungi, para wali nagari memaparkan pelaksanaan berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sawah Pokok Murah (SPM), serta pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Benni Warlis mengapresiasi semangat pemerintah nagari dan menegaskan pentingnya kerja sama lintas unsur dalam pembangunan daerah.
“Program yang dikerjakan bersama akan lebih mudah mencapai keberhasilan. Kita ingin agar semua unsur masyarakat ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Selain berdialog, Bupati juga meninjau langsung sejumlah titik infrastruktur seperti irigasi, jalan, dan jembatan yang membutuhkan perhatian.
Salah satunya, Jembatan Kampuang Caniago, yang mengalami kerusakan dan segera direncanakan langkah perbaikannya agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Terkait pengelolaan irigasi, Bupati Benni Warlis menyarankan agar wali nagari melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan lahan secara efisien.
“Kita harus pastikan lahan dimanfaatkan dengan jelas, apakah untuk bersawah, berladang jagung, atau berkebun sawit. Dengan begitu, kebutuhan air bisa diatur secara efisien,” imbaunya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Agam juga memberikan perhatian khusus terhadap tertib administrasi dan transparansi keuangan nagari.
Ia mengingatkan para wali nagari untuk berhati-hati dalam pengelolaan dana agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Administrasi harus tertib dan transparan. Jika tidak hati-hati, bisa saja terjerat persoalan hukum. Jadi pastikan setiap anggaran digunakan sesuai aturan,” tegasnya.
Bupati Benni Warlis berpesan agar seluruh nagari terus menggali dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki, baik di bidang pertanian, peternakan, pariwisata, maupun usaha kecil menengah (UKM).
“Kita ingin setiap nagari menjadi kuat dan mandiri. Semua potensi yang ada harus kita gerakkan bersama untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Penulis: Harry
Editor : Reska/Harmen




