Jajaran Kemenag Agam Ikuti PDWK Manajemen Wakaf

  • Bagikan

Agam, AMC – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang, gelar Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) manajemen wakaf, bagi jajaran Kementerian Agama Kabupaten Agam, di MTsN 12 Agam, Senin (19/4).

Diklat yang digelar selama lima hari itu, dibuka oleh Kakan Kemenag Agam, Edy Oktafiandi, dihadiri Kepala KUA Matur, Khaidir Abdi serta jajaran BDK Padang itu sendiri.

Edy Oktafiandi mengapresiasi dan sampaikan ucapan terimakasihnya kepada BDK Padang, yang telah mempercayakan pelaksanaan PDWK manajemen wakaf ini bagi jajaran Kemenag Agam.

“Kegiatan ini penting dilaksanakan karena wakaf merupakan potensi harta umat dan harus dikelola dengan manajemen yang baik, sehingga dapat bermanfaat untuk kesejahteraan umat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di Kabupaten Agam terdapat sebanyak 897 persil tanah wakaf dengan luas 1.458.811.88 m2, yang peruntukkannya berada pada masjid, musala dan lembaga sosial keagamaan.

“Dari jumlah itu, yang sudah bersertifikat baru 614 persil dengan luas 955.742 m2, akibat kurangnya perhatian serta pengelolaan yang lemah apalagi tidak dimanfaatkan, bahkan ada diantara tanah wakaf itu diambil lagi oleh keluarga si pewakaf atau disebut wakif,” terang Edy.

Menurutnya, ini semestinya tidak harus terjadi apabila keluarga wakif memahami tentang hukum wakaf, nadzir pun memahami akan tugas dan tanggungjawabnya sebagai nazir wakaf.

Kedepan, dalam menyelamatkan, memelihara serta mendayagunakan harta wakaf ini, pihaknya akan melakukan verifikasi data baik harta wakaf maupun nadzir wakaf, serta pemanfaatan harta wakaf itu sendiri.

Namun, ulasnya, ini perlu peran semua pihak di samping dakwah terkait dengan wakaf, ini pun akan diperkuat melalui penyuluh agama di kecamatan.

Kasi Kediklatan BDK Padang, Aprianto melaporkan bahwa PDWK ini diikuti sebantak 30 peserta, yang berasal dari JFU pengelola wakaf pada KUA dan penyuluh agama pada 16 kecamatan di Agam.

“Kegiatan ini kita gelar selama 6 hari mulai 19 sampai 24 April 2021,” tutupnya. (t_m)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *