Bupati Agam Paparkan Konsep Pengembangan Kawasan BUKAPALIPATAR

  • Bagikan

Padang, AMC – Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM memaparkan pengembangan konsep kawasan metropolitan Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar (BUKAPALIPATAR) di Auditorium Gubernuran Provinsi Sumatera Barat, Senin (15/3).

Dr. H. Andri Warman, MM melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Agam, Welfizar menyebutkan paparan Bupati Agam itu menindaklanjuti undangan Gubernur Sumatera Barat sehubungan dengan rencana pengembangan kawasan BUKAPALIPATAR.

“Sesuai undangan itu Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM diminta untuk memaparkan konsep pengembangan dan usulan kerjasama kawasan BUKAPALIPATAR,” sebutnya saat dihubungi AMC, Senin (15/3).

Sesuai dengan materi yang dipersiapkan, ulasnya, Dr. H. Andri Warman, MM memaparkan sejumlah materi yang berkenaan dengan Kabupaten Agam, meliputi geografis dan peta administatif Kabupaten Agam dalam kawasan BUKAPALIPATAR.

“Kemudian memaparkan demografi Agam, seperti luas daerah, jumlah penduduk, sektor pencaharian masyarakat dan sebagainya,” ucap Welfizar.

Selain itu, Bupati Agam juga memaparkan 4 program yang diusulkan dalam pengembangan kawasan BUKAPALIPATAR. Disebutkan, 4 usulan itu antara lain sektor parwisata, infrastruktur, lingkungan hidup, dan air bersih.

Lebih lanjut disampaikan, pengembangan sektor pariwisata antara lain pengembangan Kawasan Sianok yang meliputi jembatan gantung Great Wall Koto Gadang, pengembangan wisata kuliner, serta peningkatan sarana dan prasarana Pacuan Kudo Bukit Ambacang.

Kemudian rencana pengembangan Kawasan Wisata Talago Batu Palano, selanjutnya pengembangan Kawasan Wisata Danau Maninjau.

Peningkatan dibidang infrastruktur jalan dibagi menjadi dua yaitu jalan nasional dan jalan provinsi.

Existing jalan nasional yang perlu ditingkatkan antara lain jalan Padang Luar-Batas Kota Padang Panjang, jalan Baso-Batas Kota Bukittinggi, jalan Baso-Batas Kota Payakumbuh, dan Bukittinggi Bypass I dan II.

Peningkatan infrastruktur jalan provinsi yang perlu ditingkatkan antara lain, jalan Balingka -terowongan- Ngarai Sianok, jalan Manggopoh-Padang Lua, jalan Baso-Batu Sangkar, Jalan Palupuh-Pagadih- Koto Tinggi (50 Kota), jalan Batas Payakumbuh- Suliki- Koto Tinggi, jalan Palembayan- Palupuh, jalan Matur-Palembayan, jalan Simpang Baso-Piladang, dan lanjutan jalan Koto Baru- Bukik Batabuah.

“Terkait air bersih, Agam merencanakan pengembangan sistem penyediaan air minum atau SPAM di sumber air Balingka, sumbar air Sutijo, dan sumber air Tabek Gadang,” jelasnya.

Terakhir, pengembangan di sektor lingkungan hidup meliputi pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Palupuh, dan depo pemindahan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (LB3).

Ditambahkan, acara tersebut juga dihadiri bupati dan wali kota BUKAPALIPATAR dan Asisten 2 Setdaprov Sumatera Barat. (Depit)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *