Menu

PKK Limapuluh Kota Terkesan Inovasi “Ninik Mamak Peduli Posyandu” di Sungai Batang

  Dibaca : 14 kali
PKK Limapuluh Kota Terkesan Inovasi “Ninik Mamak Peduli Posyandu” di Sungai Batang

AMCNews.co.id — Ketua Tim Kunjungan Kerja PKK Kabupaten Limapuluh Kota, Epi Andri menyatakan apresiasinya atas inovasi yang dilakukan Posyandu Sayang Ibu Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, sehingga meraih juara 1 tingkat Provinsi Sumbar 2019.

Tidak hanya itu, ia terkesan nagari kelahiran Buya Hamka itu juga berhasil mempertahankan 2 kali juara 1 berturut-turut.

Hal itu diutarakan Epi Andri, dalam sambutan singkatnya di rumah posyandu, Senin (2/12/19).

“Prestasi luar biasa bagi Kabupaten Agam bahwa dengan satu nagari yang sama bisa menorehkan prestasi secara berturut-turut. Kita dapat informasi bahwa tahun kemarin Posyandu Melati di Jorong Batuang Panjang dan tahun ini di Jorong Nagari. Pantas kita acungkan dua jempol, dukungan luar biasa dari lintas sektor, serta kaya akan inovasi, sehingga kita tertarik untuk mempelajarinya,” ujar Epi.

Yang membuatnya terkesan atas inovasi yang dilakukan oleh posyandu terintegrasi itu adalah “ninik mamak peduli posyandu”.

Tupoksinya, merangkul dan berperan aktif untuk mengajak anak kemenakannya pergi ke posyandu setiap bulannya.

“Tidak hanya itu, masyarakat juga diberi layanan ojek gratis bagi masyarakat yang akan datang ke posyandu. Kita juga tertarik tadi adanya perjanjian kerjasama dengan Badan Kontak Majelis Taklim dan Bundo Kanduang,” ulasnya menambahkan.

Ia mengatakan, kunjungan kerja ke Sungai Batang juga dalam rangka mempererat silahturahmi di antara PKK Limapuluh Kota dengan Kabupaten Agam.

Menanggapi hal itu, Ketua TP PKK Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri mengatakan, kiat yang dilakukan pihaknya adalah selalu aktif dan berkelanjutan dalam memberikan pembinaan terhadap kader PKK hingga kader dasawisma.

“Kita di PKK Kabupaten Agam selalu terjun ke lapangan untuk mengevaluasi pelaksanaan 10 program PKK. Pembinaan ini kita lakukan secara berjenjang mulai tingkat kecamatan, nagari sampai ke jorong,” ujar Ny. Vita.

Terwujudnya Posyandu terintegrasi dengan PKB dan PAUD, pihaknya melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, serta kerjasama dengan Bundo Kanduang dan BKMT.

“Dengan kebijakan ini bisa merangkul sekaligus beberapa organisasi dalam satu kegiatan. Jadi semua organisasi perempuan di Agam sudah terintegrasi,” ulas Ny. Vita menambahkan. (AMC06)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Post Kategori

Arsip

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional