Ridwan Raih Suara Terbanyak di Pilwana Manggopoh

  • Bagikan

AMCNews.co.id — Calon wali nagari nomor urut 3, Ridwan, Amd meraih suara terbanyak di Pilwana Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung.

Ridwan mampu unggul dari dua calon lainnya, pada Pilwana serentak yang digelar pada, Kamis (7/11/19).

Berdasarkan pengitungan dalam sidang pleno panitia Pilwana Manggopoh tadi malam, calon petahana tersebut meraih 4.691 suara ( 70 persen). Calon nomor urut Suhardi Syam meraih 1.358 suara (21 persen) dan nomor urut 2 Darlius meraih 328 suara (5 persen).

Dengan terpilih kembali menjadi wali nagari periode 2019-2025, Ridwan mengatakan kemenangan di Pilwana tersebut merupakan kepercayaan masyarakat terhadap dirinya.

“Kemenangan ini bukan kemenangan saya pribadi. Tapi kemenangan seluruh elemen masyarakat Manggopoh. Saya hanya diberi amanah untuk menjalankan kembali,” tegas Ridwan kepada AMCNews.co.id, via ponsel, Jum’at (8/11/19) di Lubuk Basung.

Guna menjaga kepercayaan masyarakat, dirinya bertekad untuk menjalankan roda pemerintahan nagari lebih baik lagi dengan memanfaatkan seluruh potensi Nagari Manggopoh.

“Alhamdulillah saat ini kami masih dipercaya oleh masyarakat Manggopoh, dan kami pasti akan menjaga kepercayaan itu dengan pengabdian yang lebih maksimal lagi. Dengan rujukan kembali melanjutkan visi misi Nagari Manggopoh yang BERIMAN (Berinovasi, Mandiri dan Madani),” jelasnya.

Selain berterima kasih kepada masyarakat, ia juga mengapresiasi usaha dan kerja keras relawan dan tim sukses yang sudah membantu menyampaikan segala visi misi kepada masyarakat.

“Biduak lalu kiambang batauik. Setelah pemilihan ini tentunya tidak akan ada perbedaan, kita akan rangkul semua elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan pendukung atau bukan, semua masyarakat Manggopoh adalah masyarakat kami karena Manggopoh adalah satu,” tegasnya.

Setelah itu, dirinya akan melanjutkan peningkatan sarana prasarana infrastruktur serta pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor.

Sebagai wali nagari yang memiliki segudang prestasi di Kabupaten Agam, ia tetap bertekad untuk menempatan agama sebagai sumber motivasi dan inspirasi.

“Termasuk meningkatkan profesionalisme perangkat nagari sebagai pelayan masyarakat, dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat dari seluruh kekuatan ekonomi, sosial budaya, pendidikan dan keamanan,” pungkasnya. (AMC06)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.