Buka Seminar Nasional, Wabup Agam : Guru Harus Mampu Budayakan Menulis Ilmiah

  • Bagikan

AMCnews.co.id — Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria Dt Tumangguang Putiah, buka Seminar Nasional Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Canduang, di Pusdiklat Regional Baso, Kamis (21/2).

Tema yang diangkat yaitu “peningkatan kompetensi dan kreatifitas guru melalui publikasi ilmiah dan karya inovatif (PIKI)”.

Trinda Farhan Satria mengapresiasi dengan digelarnya seminar tersebut. Semoga mampu berikan motivasi, stimulan dan peningkatan kemampuan guru untuk keinginan menulis seperti tulisan ilmiah yang dapat dipublikasikan.

“Bahkan tulisan yang dipublikasikan dengan sendirinya akan dinilai oleh publik. Banyak dampaknya apabila kalangan guru tumbuhkan budaya menulis ilmiah ini,” ujarnya.

Menurutnya, guru yang dapat mengembangkan kemampuan menulis karya ilmiah, akan miliki keterampilan dalam membaca. Menulis dengan tingkat pemikiran lebih matang, ilmu pengetahuan dan adanya kepuasan intelektual.

Dengan demikian, melalui seminar ini diharapkan peserta dapat termotivasi untuk lebih banyak belajar dan berkarya, sehingga dapat ditularkan pada peserta didik nantinya.

Trinda Farhan Satria mengharapkan, kedepan para guru selalu berupaya kembangkan kemampuan menulis, lahirnya karya inovatif bidang pendidikan serta pembinaan yang terprogram dan sistematis.

Begitu juga inovatif yang selaras dengan visi Kabupaten Agam. Ini telah jadi tuntutan zaman untuk terus berinovasi, apalagi di dunia pendidikan yang jadi ujung tombak untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Ketua PGRI Canduang , Syafrizal selaku ketua panitia mengatakan, seminar digelar mengingat minimnya bimbingan pada guru tentang publikasi ilmiah dan karya inovatif. Sehingga pihaknya berinisiatif laksanakan kegiatan ini.

“Semoga nanti para guru bisa menghasilkan tulisan ilmiah dan karya inovatif, sebagai alat pembelajaran yang dapat dijadikan media ajar untuk siswa,” ujarnya.

Disebutkan, peserta seminar sebanyak 350 berasal dari guru TK hingga SMA sederajat. Tidak hanya PGRI Canduang, tapi juga diikuti PGRI Ampek Angkek dan Baso, dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Syufyarma Marsidin, M.Pd dari UNP dan Iryasman, S.Pd dari LPMP. (AMC05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *