Bacaleg Perempuan Agam Dibekali Atasi Keminiman Keterwakilan Perempuan di Legislatif

  • Bagikan

AMCnews.co.id. Keterwakilan perempuan di lembaga legislatif sangat menentukan pencapaian pembangunan yang berpihak pada perempuan, namun untuk keterwakilan perempuan di legislatif Agam sangat minim.

Seperti dijelaskan Kepala Dalduk KB PP dan PA Agam, Retmiwati bahwa keterwakilan perempuan di legislatif periode 2014-2019 hanya 1 orang dari 45 orang anggota legislatif.

“Sedangkan menurut UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, mengamanatkan keterwakilan perempuan di legislatif minimal 30 persen atau 13 orang,” ujarnya saat membuka pelatihan penguatan kapasitas SDM Bacaleg perempuan Agam, di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Senin (8/10).

Disebutkan, untuk mengambil peluang 30 persen keterwakilan perempuan di legislatif, bukan berarti akan meningkat dengan sendirinya, tetapi membutuhkan motivasi dan kualitas sumber daya perempuan yang maksimal.

“Melalui pelatihan ini, Pemkab Agam berupaya ciptakan Bacaleg perempuan yang memiliki wawasan, motivasi serta dukungan dan minat perempuan untuk berkiprah di dunia politik,” sebutnya.

Dijelaskan, jumlah penduduk perempuan di Agam lebih banyak dibading laki-laki, bahkan persentase perempuan yang menamatkan jenjang pendidikan sarjana juga lebih tinggi.

Menurutnya, ini menjadi isu hangat yang dibicarakan, bahkan kehadiran perempuan di ranah politik semakin mendapatkan tempat pada sebagian masyarakat.

“Dengan demikian, kompetensi dan kapasitas perempuan yang belum optimal untuk bersaing di ranah politik tidak dapat dipungkiri menjadi alasan belum eksisnya peran perempuan di dunia legislatif,” ujarnya pula.

Sehingga, Kepala Dalduk KB PP dan PA itu berharap 40 Bacaleg perempuan itu memanfaatkan pelatihan ini untuk meningkatkan peran serta perempuan dalam pembangunan politik, sehingga pada pemilu berikutnya keterwakilan perempuan di legislatif dan pemerintahan meningkat secara signifikan.

“Hal itu karena perjuangan terhadap hak perempuan dilakukan oleh perempuan itu sendiri,” tegasnya.

Pelatihan ini digelar dua hari, 8 dan 9 Oktober 2018, dengan menghadirkan empat narasumber, masing-masing dari anggota DPRD Sumatera Barat, Armiati, Koalisi Nasional Perempuan Politik Indonesia (KNPPI) Fitriyanti, Komisioner KPU Agam, Zainal Abadi dan Bawaslu Agam, Hendra Susilo
. (AMC05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *