Bupati dan Wabup Agam Hadiri Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Tekankan Semangat Pembangunan Untuk Indonesia

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Bupati Agam Benni Warlis dan Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal mendengarkam pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam sidang tahunan MPR RI serta sidang bersama DPR RI dan DPD RI.

Pidato kenegaraan ini diikuti melalui sidang paripurna DPRD Agam, yang dibuka Ketua DPRD Agam, Ilham, di aula DPRD Agam, Jumat (14/8).

Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi beserta jajaran Pemkab Agam.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan masa kepemimpinannya. 

Presiden menyebut pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 663 hari, atau rata-rata satu kebijakan transformatif setiap lima hari.

Menurut Presiden, berbagai kebijakan tersebut diarahkan untuk menyelesaikan persoalan bangsa, termasuk masalah yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, Pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara,” ujar Prabowo.

Presiden mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari keberanian dalam mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas serta gotong royong seluruh unsur bangsa.

Salah satu capaian yang disoroti adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada delapan komoditas pangan dalam waktu satu tahun, lebih cepat dari target awal empat hingga lima tahun.

Delapan komoditas tersebut yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar dan cabai rawit.

Untuk mendukung swasembada pangan, pemerintah juga menghapus 145 aturan penyaluran pupuk dan menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen. Kebijakan tersebut disebut turut mendorong peningkatan keuntungan PT Pupuk Indonesia hingga 252,8 persen.

Di sektor energi, Presiden menyampaikan Indonesia mulai mewujudkan swasembada solar melalui produksi diesel dengan campuran biodiesel B50. 

Sejak 1 Juli 2026, Indonesia tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri dan berhasil menghemat devisa sebesar Rp170 triliun atau sekitar USD9,5 miliar.

Presiden menegaskan berbagai capaian tersebut bukan alasan bagi pemerintah untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” tegasnya.

Selain itu, Presiden menyampaikan sejumlah program dan capaian lainnya, di antaranya pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, perbaikan 71.744 sekolah pada 2026, serta perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 108 juta orang.

Meski demikian, Presiden mengingatkan pemerintah dan seluruh lembaga negara masih memiliki pekerjaan besar yang harus diselesaikan, mulai dari kemiskinan, pendidikan, penciptaan lapangan kerja, pemberantasan korupsi hingga penertiban pertambangan ilegal dan penyelundupan.

“Selama pekerjaan itu masih ada, pemerintah dan seluruh lembaga negara tidak boleh berpuas diri,” ujarnya.

Presiden juga menegaskan, pembangunan Indonesia bukan semata-mata untuk kepentingan satu periode pemerintahan. Pembangunan harus diarahkan untuk meletakkan fondasi yang kuat bagi masa depan bangsa.

“Kita tidak bekerja dan membangun untuk satu masa jabatan. Kita membangun untuk satu zaman. Kita membangun untuk satu abad Indonesia,” tegas Prabowo.

Mengikuti pidato kenegaraan tersebut, Bupati Agam, Benni Warlis bersama jajaran pemerintah daerah menunjukkan komitmen untuk terus menyelaraskan pembangunan daerah dengan arah kebijakan nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Penulis : Andri
Editor : Reska/Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *