Lubuk Basung, AMC – Bupati Agam diwakili Sekretaris Daerah, Drs. H. Edi Busti, M.Si dan Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Yenni Andri Warman menghadiri wisuda tahfidz perdana dan pelepasan siswa kelas IX MTsN 4 Agam, Selasa (24/5).
Pada kesempatan itu, Sekda Agam bersama Ketua TP PKK memasangkan selempang dan menyerahkan sertifikat tanda kelulusan hafidz 1 Juz Alquran kepada 26 wisudawan dan wisudawati.
Bupati melalui Sekda Agam menyebut tahfidz Alquran merupakan salah satu program unggulan Pemkab Agam. Sehingga pelaksanaan wisuda tahfidz MTsN 4 Agam selaras dengan visi misi kepala daerah.
“Kami mendukung kegiatan tahfidz ini karena sejalan dengan visi misi kepala daerah. Untuk itu upayakan bagaimana MTsN bisa menjadi sekolah unggul dan favorit,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, para tahfidz dan lulusan MTsN 4 Agam agar dapat melanjutkan hafalan Alquran hingga 30 juz. Menurutnya, lulusan MTsN tidak kalah unggul dibandingkan sekolah formal lainnya.
“Untuk itu, bangun sekolah ini dengan karakter atau ada keunggulan yang ditonjolkan. Jangan hanya tahfidz saja tapi juga unggul di bidang lainnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Yenni Andri Warman berharap para tahfidz dan lulusan MTsN 4 Agam agar dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Pihaknya juga mengapresiasi para murid dan civitas MTsN 4 Agam atas prestasi melahirkan para tahfidz handal di Kabupaten Agam.
Menurutnya, dewasa ini hafalan Alquran sangat berguna bagi pelajar dan masyarakat Agam dalam menjalani kehidupan.
“Selamat kepada anak-anak kami, semoga kedepan makin meningkatkan hafalannya, bagi yang lulus hari ini, ayo lanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Kepala MTsN 4 Agam, Zetdoni, ST menyebut pihaknya baru perdana menggelar wisuda program tahfidz. Disebutkan dari 80 hafiz hanya 26 yang bisa menjalani wisuda kali ini.
Sementara lulusan MTsN 4 Agam yang dilepas kembali ke orang tua setelah 3 tahun menimba ilmu di institusinya tercatat sebanyak 160 siswa.
Menurutnya, tahfidz Alquran merupakan upaya sekolahnya dalam mendukung peram pemerintah daerah. Selain itu, program tersebut juga dalam rangka membentuk karakter remaja yang islami.
“Hari ini adalah hari bersejarah untuk kita menggemakan remaja qurani, untuk mendukung program bupati mewujudkan Agam yang madani, kami mendukung penuh program tersebut,” ujarnya. (Depit)




