Pengurus LKAAM Agam Dikukuhkan, Bupati: Pemerintah Berikan Perhatian Besar 

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Sebanyak 25 pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Agam masa bakti 2021-2026, resmi dikukuhkan, Kamis (30/12) di aula Kantor Bupati Agam.

LKAAM yang baru ini, dipimpin oleh Junaidi, Dt. Gampo Alam Nan Hitam, Sekretaris Nasrial Dt. Asa Labiah dan Bendahara Gusti Noval Dt. Mangkuto Alam.

Pengukuhan atau Patiambalau itu dilakukan langsung Ketua Umum LKKAM Provinsi Sumbar, Dr. M. Sayuti, Dt. Rajo Panghulu disaksikan oleh Bupati Agam Dr. H. Andri Warman, Ketua DPRD Agam Novi Irwan.

Bupati Agam Dr. H. Andri Warman, mengatakan LKAAM memiliki peranan yang sangat penting sebagai lembaga mitra pemerintah, selain memiliki peranan melestarikan nilai-nilai adat juga berfungsi sebagai benteng anak kemenakan dan nagari dari pengaruh global.

“Dengan peran tersebut kita selau memberikan perhatian besar terhadap berbagai kegiatan LKAAM. Perhatian itu dengan melibatkan LKAAM dalam berbagai kegiatan pemerintahan serta bentuk pendanaan,” ujar bupati.

Bupati mengharapkan pengurus LKAAM yang baru dikukuhkan mampu menjalin kekompakan dalam menjalankan organisasi untuk memelihara adat di Luhak Agam.

Ketua Umum Dr. M. Sayuti, Dt. Rajo Panghulu mengatakan, LKAAM merupakan satu-satunya organisasi kemasyarakatan hukum adat Minangkabau tertinggi, yang berpihak kepada masyarakat serta hukum adat yang menganut sistem matrilineal dan sebagai mitra kerja pemerintah Kabupaten Agam berdasarkan ABS-SBK.

“Diantara seluruh LKAAM yang ada di Sumatera Barat, yang paling aktif itu adalah LKAAM Kabupaten Agam. Patut dipertahankan program kinerja seperti itu,” tegas Dr.M.Sayuti.

LKAAM sebagai tempat perhimpunan ninik mamak, diharapkannya bisa mengayomi anak kemenakan dan bisa menjadi contoh dan suri tauladan bagi mereka.

“Ninik mamak bajalan luruih bakato nan bana. Untuk itu pegang amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Ketua LKAAM Sumbar.

Sementara itu, Junaidi, Dt. Gampo Alam Nan Hitam menyatakan bahwa LKAAM Agam siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

“Bupati dan wakil bupati sangat serius terhadap LKAAM di Agam, sudah bisa kita rasakan bersama. Kita adalah barisan ninik mamak, diberikan amanat. Elok nagari dek niniak mamak elok tapian dek rang mudo. Tinggal kita melaksanakannya lagi,” jelasnya. (Finand)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *