Menu

Tercepat dalam Sejarah, Agam Tetapkan APBD-P 2019

  Dibaca : 352 kali
Tercepat dalam Sejarah, Agam Tetapkan APBD-P 2019

AMCNews.co.id — Pemerintah Kabupaten Agam dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Agam menyetujui Peraturan Daerah APBD-P tahun anggaran 2019.

Hal itu diatandai dengan penandatangan nota kesepatakan oleh Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah didampingi Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria Dt. Tumangguang Putiah, dengan Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra serta Wakil Ketua DPRD, Suharman dan Taslim, pada Sidang Paripurna, di Aula Kantor DPRD, Jum’at (26/7).

“Apa yang kita capai hari ini merupakan hal yang sangat istimewa, karena untuk pertama kalinya kita mampu menetapkan perubahan APBD pada bulan Juli, jauh lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Bupati Agam mengawali sambutannya.

Dikatakan, kesepakatan ini dapat dicapai tentunya karena dukungan dan kerjasama yang sangat baik antara pemerintah daerah dan DPRD.

Selama berlangsungnya proses pembahasan mulai dari awal hingga penetapan APBD-P 2019 ini, banyak terdapat perbedaan pandangan yang belum bisa memuaskan bagi semua.

“Namun, kami yakin terjadinya pandangan tersebut merupakan bentuk keseriusan dan tanggungjawab kita untuk menghasilkan APBD-P yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Agam,” ujarnya lagi.

Ia berharap, kekompakan dan semangat kerjasama ini terus dipertahankan demi percepatan pembangunan untuk terwujudnya visi Kabupaten Agam, yaitu Masyarakat Agam yang Mandiri, Berprestasi, dan Madani.

Sementara itu, Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra mengatakan, pengesahan APBD-P ini menjadi kado manis bagi anggota DPRD Agam periode 2014-2019. Respon fraksi sangat positif untuk menetapkan APBD-P 2019.

“Ini termasuk yang tercepat di Indonesia tahun ini. Semuanya tidak terlepas dari kerjasama Tim Banggar DPRD dengan TAPD. Ini juga menjadi bukti semangat dan kepedulian anggota DPRD terhadap daerah,” kata Marga.

APBD Perubahan 2019 yang disahkan senilai Rp 1.505.434.057.423,42 (1,50 triliun). Angka ini berkurang dari APBD awal sebesar Rp 8,59 miliar (1,52 triliun).

Sementara belanja semula Rp1,54 triliun, bertambah Rp18,6 miliar. Jumlah belanja setelah perubahan sebesar Rp1,56 triliun. Defisit setelah perubahan Rp 61,95 miliar.

Untuk pembiayaan penerimaan semula Rp34,75 miliar, bertambah Rp27,19 miliar. Total jumlah penerimaan setelah perubahan sebesar Rp61,96 miliar.. Sementara untuk kumlah pembiayaan netto setelah perubahan Rp 61 miliar. (AMC07).

REKOMENDASI UNTUK ANDA

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Post Kategori

Arsip

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional