Sambil Bermain PKK Agam Sosialisasikan Cara Pola Asuh Anak

  • Bagikan
Mensosialisasikan pola asuh anak melalui lomba permainan simulasi oleh Kader PKK Kabupaten Agam

AMC.news.co.id  Di era globalisasi dan kemajuan teknologi membuat anak mempunyai dunia tersendiri.  Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua dalam mengasuh anak dan remaja di keluarga masing-masing.

Menyikapi hal itu Ketua TP-PKK Agam Ny. Vita Indra Catri beserta jajaran pengurus membuat inovasi dalam mensosialisasikan pola asuh anak melalui lomba permainan simulasi.

Kegiatan yang diikuti perwakilan dari masing-masing kecamatan dengan mengambil tema pola asuh anak dengan penuh cinta dan kasih sayang dalam keluarga dilaksanakan pada kegiatan lomba simulasi kader PKK tingkat kabupaten Agam pada jambore kader PKK tingkat Kabupaten Agam tahun 2018, Selasa (26/6) di Mifan Water Park Padang Panjang.

” Simulasi ini merupakan program inovasi PKK Agam dalam mensosialisasikan setiap program pada masyarakat, dengan simulasi ini, kami takut masyarakat lebih tertarik untuk mengikuti sosialisasi ini,” ujar Ny. Vita.

Selama ini sosialisasi cendrung monoton dengan menghadirkan pembicara di depan. Sehingga apa yang disosialisasikan kerap tidak diterima dengan baik.

Melalui inovasi yang dikemas sederhana namun menarik, sambil bermain sosialisasi program masyarakat akan lebih tertarik sehingga tujuan dari sosialisasi dapat tercapai.

Sosialisasi simulasi langsung melibatkan para kader ini akan semakin menarik mengingat semua masyarakat sebagai duta masing-masing kecamatan akan datang menyaksikannya.

“Dengan dikemasnya sosialisasi dalam suatu permainanan simulasi akan lebih efektif dalam menyampaikan program,” ujarnya.

Disamping itu metode sosialisasi, dengan permainan simulasi ada diskusi antar peserta. Dalam diskusi tersebut para peserta bebas menyampaikan pendapat sesuai topik yang dibahas. Permainan simulasi juga sebagai pembelajaran demokrasi mengingat peserta dalam kesempatan harus belajar mendengar pendapat orang lain meskipun pendapat tersebut salah.

Diharapkan permainan simulasi dapat mempercepat pemahaman anggota PKK terhadap program pokok PKK.

Ny. Vita Indracatri menambahkan, metode simulasi sangat efektif digunakan untuk penyuluhan karena dalam permainan simulasi ada diskusi antar peserta yang dikemas dengan suasana gembira sehingga tidak membosankan.

Pihaknya yakin dengan cara simulasi masyarakat akan mudah menerima pesan yang disampaikan, mengingat para peserta simulasi selain dari kader PKK juga dari bapak-bapak.

Diharapkan ketua TP. PKK Agam itu, kedepan metode simulasi ini bisa dilaksanakan dengan menyasar pelajar-pelajar sehingga lebih mudah mensosialisasikan suatu program. (AMC06)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *