Bangunan Tua Yang Terbakar di SMAN 1 Dibangun Ulang Sesuai Bentuk Aslinya

  • Bagikan
Salah satu Sudut Bangunan SMA 1 Lubuk Basung peninggalan kolonial Belanda, yang ditempati keluarga keturunan Tionghoa, bernama Pansin yang terbakar beberapa waktu lalu.

AMC.news.co.id – Pasca terbakar Minggu,(17/6) malam lalu,  bangunan tua yang terbakar di SMAN 1 Lubuk Basung, bakal dibangun kembali seperti bentuk aslinya.

Ketua Komite SMAN 1 Lubukbasung, Khairul Koto menjelaskan, informasi yang berkembang, bangunan itu merupakan peninggalan China.

Bangunan bersejarah itu ditempati Pansin warga Batu Mangaum, Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman bersama orang Tionghoa. Pansin menempati bangunan itu sampai kemudian Indonesia merdeka. Setelah SMAN 1 Lubuk Basung dibangun sekitar tahun 1965, Pansin pun diangkat menjadi penjaga sekolah. Sedangkan rumah, yang dulu ditempatinya dijadikan rumah dinas kepala sekolah.

“Bangunan tua, yang terakhir dijadikan ruang komite sekolah, dibangun tidak menggunakan semen sebagai perekat bahan, tetapi kapur produksi Padang Panjang,” ujar Khairul di Lubukbasung.

Dindingnya sangat tebal, diperkirakan mencapai 50 cm. Bangunan tidak menggunakan besi, seperti bangunan modern saat ini.

Pihak terkait di Pemprov Sumbar menganjurkan agar semua bangunan dihapuskan saja, dan diganti dengan bangunan baru.

“Namun komite sekolah, dan beberapa alumni berharap agar bangunan tua itu dilestarikan, dengan membangun kembali seperti sedia kala, karena bangunan itu bisa menjadi cagar budaya yang harus dipelihara bersama, ” ujarnya. (AMC05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.