Usulkan Rp411,57 Miliar untuk Infrastruktur, Bupati Agam Temui Menteri PU

  • Bagikan

Jakarta, AMC – Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, melakukan koordinasi langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Joko Anggodo, di Kementerian PU, Jakarta, Selasa (13/10), guna memperjuangkan dukungan anggaran penanganan dan perbaikan infrastruktur di Kabupaten Agam, terutama yang terdampak bencana.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Agam mengusulkan anggaran sebesar Rp411,57 miliar, yang terdiri atas Rp194,75 miliar untuk penanganan jalan, Rp49,82 miliar untuk pembangunan jembatan, serta Rp167 miliar untuk penanganan 228 daerah irigasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Agam.

Usulan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur, memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan layanan irigasi pertanian, serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.

Penanganan jalan tersebut meliputi pelebaran menuju standar, rekonstruksi, pelapisan ulang atau overlay, serta pekerjaan RWC sesuai dengan kebutuhan masing-masing ruas. Pelaksanaan pekerjaan diharapkan dapat meningkatkan kualitas jalan dan keselamatan pengguna, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan barang kebutuhan lainnya.

Sementara, pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memperkuat akses antarnagari dan antarjorong, meningkatkan keselamatan perjalanan, serta memudahkan masyarakat menjangkau pusat pelayanan, pendidikan, pertanian, dan kegiatan perekonomian.

Di sektor irigasi, Bupati Agam turut mengusulkan anggaran sebesar Rp167 miliar untuk penanganan 228 daerah irigasi yang menjadi kewenangan kabupaten. Usulan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan pengairan, mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian, serta menunjang produktivitas petani di Kabupaten Agam.

Bupati Agam mengucapkan terima kasih kepada Menteri PU beserta jajaran atas penanganan infrastruktur yang telah dilakukan di Kabupaten Agam, khususnya pemulihan akses jalan Koto Mambang–Balingka serta penanganan sejumlah sungai yang terdampak bencana.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS V) Padang dalam pemulihan infrastruktur, termasuk penanganan sungai dan pembangunan sejumlah sabo dam untuk mengurangi risiko bencana.

Koordinasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Bupati Agam bersama Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, untuk terus memperjuangkan perbaikan infrastruktur yang rusak melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait, sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Dalam pertemuan itu, Bupati Agam juga mengusulkan penanganan sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun kabupaten, termasuk keberlanjutan perbaikan jalan Manggopoh–Padang Lua. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan aktivitas perekonomian daerah.

Bupati Agam menegaskan, upaya memperjuangkan dukungan penanganan infrastruktur akan terus dilakukan melalui koordinasi lintas pemerintahan agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bertahap berdasarkan skala prioritas dan kondisi di lapangan.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri PU, Joko Anggodo, menyatakan akan mengakomodasi kebutuhan penanganan infrastruktur Kabupaten Agam berdasarkan skala prioritas. Usulan itu akan diupayakan untuk ditindaklanjuti pada tahun anggaran 2027.

Melalui koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Agam berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana, memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan layanan irigasi, serta menunjang keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Tori

Editor : Redaksi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *