Palupuah, AMC – Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, mengajak seluruh pengurus masjid dan musala untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, pembinaan generasi muda, serta pembentukan akhlak masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka Training Manajemen Masjid Komprehensif yang diikuti puluhan pengurus masjid dan musala se-Kecamatan Palupuah, di Aula Kantor Camat Palupuah, Sabtu (7/11).
Menurut Bupati, upaya menghidupkan kembali peran dan fungsi masjid sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Agam, yakni Bangkik dari Surau, yang bertujuan mengembalikan nilai-nilai keagamaan dan tradisi pendidikan surau dalam kehidupan masyarakat.
Ia menilai, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat pendidikan, pembinaan karakter, dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat.
“Sejarah telah membuktikan bahwa dari pendidikan surau lahir banyak tokoh besar yang memberikan kontribusi dan berpengaruh, baik di tingkat daerah maupun nasional. Nilai-nilai inilah yang perlu kita hidupkan kembali,” ujarnya.
Untuk itu, Bupati mengajak seluruh pengurus masjid dan musala agar lebih aktif menggerakkan masyarakat, terutama anak-anak dan kalangan remaja, untuk mencintai serta meramaikan masjid.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan masjid sangat penting, karena merekalah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dan perjuangan dalam menjaga nilai-nilai agama serta adat Minangkabau.
Bupati juga mendorong pengurus masjid agar mampu menghadirkan suasana yang nyaman dan ramah bagi generasi muda. Di antaranya dengan menyediakan fasilitas pendukung seperti perpustakaan, ruang belajar, serta berbagai kegiatan edukatif dan keagamaan yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak dan remaja.
“Jangan sampai masjid hanya ramai pada waktu -waktu tertentu. Kita ingin anak-anak dan remaja merasa nyaman, betah, dan menjadikan masjid sebagai tempat untuk belajar, beribadah, serta membentuk akhlak,” harapnya.
Ia menegaskan, menghidupkan kembali semangat memakmurkan masjid juga merupakan bagian dari upaya memperkuat falsafah Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
Sementara itu, panitia kegiatan, Ustaz Syafrudin, menyampaikan bahwa Training Manajemen Masjid Komprehensif tersebut merupakan angkatan ke-10.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program unggulan Pemerintah Kabupaten Agam, Bangkik dari Surau, sekaligus upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengurus masjid dan musala.
Melalui pelatihan tersebut, diharapkan para pengurus memiliki pengetahuan dan kemampuan manajerial yang lebih baik, sehingga mampu mengelola masjid secara profesional, mengembangkan berbagai kegiatan keagamaan, serta meningkatkan peran masjid dalam kehidupan masyarakat.
Dengan demikian, masjid dan musala di Kecamatan Palupuah diharapkan semakin makmur, tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga hidup dengan berbagai aktivitas ibadah, pendidikan, dakwah, dan pembinaan generasi muda.-
Penulis : Harry
Editor : Harmen




