Wabup Agam Hadiri Penutupan Porprov Sumbar XVI, Wakil Gubernur Tekankan Semangat Persaudaraan

  • Bagikan

Padang Pariaman, AMC – Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal menghadiri penutupan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-XVI, di Stadion Utama Sumatera Barat, Padang Pariaman, Rabu (14/10).

Penutupan pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut dilakukan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pertandingan Porprov yang mempertemukan para atlet terbaik dari kabupaten dan kota se-Sumbar.

Vasko Ruseimy menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Porprov XVI dapat terlaksana. 

Ia menilai berbagai dinamika yang terjadi selama pertandingan merupakan bagian dari proses dalam sebuah kompetisi olahraga.

Namun, menurutnya hal terpenting yang harus dijaga adalah sportivitas, kekompakan dan persaudaraan.

“Dinamika biarlah menjadi sebuah dinamika, karena olahraga tanpa dinamika itu kurang seru. Tapi yang kita junjung tinggi adalah kekompakan dan persaudaraan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kompetisi olahraga tidak semestinya menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, Porprov harus menjadi momentum mempererat hubungan sesama atlet, pelatih, official maupun masyarakat dari seluruh daerah di Sumatera Barat.

“Pada hakikatnya kegiatan olahraga ini untuk mempererat rasa persaudaraan, bukan malah untuk memecah belah kita semua,” katanya.

Lebih lanjut, Vasko menyebut pelaksanaan Porprov XVI menjadi bukti semangat kebersamaan masyarakat Sumbar. 

Menurutnya, penyelenggaraan Porprov setelah delapan tahun vakum bukanlah hal mudah, terlebih di tengah berbagai keterbatasan dan dinamika yang dihadapi.

“Di tengah segala keterbatasan, kita bagi beban dan juga bagi semangat. Poin paling penting adalah Porprov kali ini bisa terselenggara,” tuturnya.

Ia berharap berbagai evaluasi dari pelaksanaan Porprov 2026 dapat menjadi bahan perbaikan untuk penyelenggaraan berikutnya. 

Porprov 2028, katanya harus dipersiapkan lebih baik dan lebih meriah.

Vasko juga mengajak seluruh kepala daerah, DPRD serta KONI kabupaten dan kota untuk memperkuat kekompakan dalam mendukung pembinaan olahraga.

“Kalau bupati, wali kota, seluruh jajaran DPRD dan KONI kompak, saya yakin tahun 2028 Porprov akan jauh lebih meriah dari sekarang,” katanya.

Ia berharap pembinaan atlet di Sumbar ke depan semakin baik, sehingga prestasi olahraga daerah dapat terus meningkat di tingkat nasional hingga mampu bersaing pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Vasko mengingatkan, berakhirnya Porprov bukan berarti berakhir pula semangat olahraga. 

Api Porprov sebutnya lagi, memang dipadamkan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, namun semangat untuk berprestasi harus tetap menyala di tengah masyarakat Sumbar.

“Walaupun api Porprov ini padam, semangat olahraga tidak akan pernah padam di lubuk hati masyarakat Sumatera Barat,”ujarnya.
Penulis : Andri
Editor : Reska/Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *