Pemkab Agam Siapkan Lahan 10 Hektare Bangun Sekolah Rakyat

  • Bagikan

Jakarta, AMC – Bupati Agam Benni Warlis Dt. Tan Batuah audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kemeterian Sosial, Jakarta Pusat, Kamis, (6/8).

Selain Bupati Agam, pertemuan tersebut juga dihadiri beberapa kepala daerah seperti, Bupati Buton Selatan, Kutai Negara, dan Buru.

Kegiatan tersebut dalam rangka kesiapan daerah masing- masing dalam membangun sekolah rakyat secara permanen. 

Pada kesempatan itu, Wamensos menegaskan, sekolah rakyat merupakan progran prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi melalui pendidikan. 

Program ini ditujukan bagi anak-anak keluarga miskin Desil 1 dan 2 dengan sekolah berasrama menyediakan sekolah yang berkualitas, makan bergizi, laptop, hingga perlengkapan sekolah secara lengkap. 

Tidak hanya anak-anak, pemerintah juga memberdayakan orang tua melalui pemberdayaan sosial ekonomi juga perbaikan rumah agar perubahan yang terjadi dapat berkelanjutan. 

Kabupaten Agam menyiapkan lahan sekitar 10 hektar untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.

Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci agar semakin banyak anak indonesia yang layak dan berkualitas untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Villa Erdi, menyampaikan pemerintah daerah sangat mendukung pembangunan sekolah rakyat secara permanen tersebut. 

Apalagi sekolah ini diperuntukan bagi anak- anak keluarga miskin dengan menyediakan sekolah yang berkualitas. 

Saat itu, Bupati Agam juga memaparkan bagaimana kondisi  di wilayah kabupaten Agam terkait dukungan kebijakan pelaksanaan program prioritas nasional di daerah.

Saat ini pemerintah daerah meminta dukungan kepada pemerintah pusat, seperti, dukungan pendanaan dan penambahan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB).

“Kita minta penguatan peralatan, sarana  prasarana,  dan  pelatihan  tim  penanggulangan  bencana daerah,” kata Benni Warlis.

Selain itu, Pemkab Agam minta dukungan  anggaran percepatan  rekonstruksi  rumah  dan  fasilitas  sosial  yang  rusak akibat bencana November 2025, serta penempatan pos atau unit pelayanan sosial tanggap bencana yang permanen di wilayah rawan bencana Kabupaten Agam.

Pemkab Agam telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Sosial seperti, Pembangunan Sekolah Rakyat yang masuk masuk prioritas pembangunan.  

Kemudian perluasan kuota bantuan sosial, penambahan jenis bantuan, pembangunan Unit Rehabilitasi Sosial dan penambahan kuota alat bantu disabilitas.-
Penulis : Jonata
Editor : Reska/Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *