Musda ke-V BKMT Agam Dibuka, Sekda Dorong Generasi Muda Aktif di Majelis Taklim

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Agam diminta terus memperkuat peran dalam pembinaan keagamaan sekaligus merangkul generasi muda. 

Harapan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr Mhd Lutfi saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-V BKMT Agam, di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Senin (24/8).

Mhd Lutfi mengatakan, Pemkab Agam mengapresiasi kontribusi BKMT dalam meningkatkan keimanan dan mempererat silaturahmi masyarakat.

“Pemerintah daerah sangat memberikan apresiasi kepada BKMT. Kita melihat perannya dalam meningkatkan kualitas, keimanan dan hubungan silaturahmi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi BKMT dengan Pemkab Agam telah berjalan baik, salah satunya melalui kegiatan wirid rutin setiap minggu di lingkungan pemerintah daerah.

Ia juga mendorong BKMT agar tidak hanya diikuti kalangan tertentu, tetapi mampu menarik generasi muda untuk aktif dalam kegiatan keagamaan.

“Bagaimana majelis taklim bisa menggerakkan dan mengajak generasi muda untuk ke surau. Di surau-surau itulah nantinya akan muncul budaya generasi muda kita ke depan,” katanya.

Mhd Lutfi menilai, peran tersebut sejalan dengan visi Agam Madani dan semangat “Bangkit dari Surau” yang digalakkan Pemkab Agam.

Dalam Musda tersebut, ia berharap lahir kepengurusan BKMT periode 2026-2031 yang memiliki kompetensi, komitmen dan mampu membawa organisasi semakin maju.

“Kita yakin figur-figur yang memenuhi syarat untuk menjadi ketua BKMT cukup banyak di Agam. Tinggal kita mencari siapa yang lebih tepat dan bisa lebih efektif untuk kemajuan BKMT,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus BKMT periode 2021-2026 atas kerja sama dan berbagai program yang telah dilaksanakan selama ini.

Musda ke-V BKMT Kabupaten Agam resmi dibuka dengan mengusung motto “BKMT Semangat, Umat Kuat, Indonesia Bermartabat.”

Sementara itu, Ketua BKMT Sumatera Barat, Dr Abdul Aziz memuji kekompakan dan tingginya partisipasi BKMT Kabupaten Agam dalam berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Menurutnya, BKMT Agam memiliki keistimewaan karena mampu menggerakkan masyarakat dengan semangat kebersamaan yang kuat.

“Di BKMT Agam ini ada yang unik, ada yang istimewa. Hampir seluruh kegiatan masyarakat itu difokuskan di BKMT,” ujarnya.

Ia mengutip ungkapan pendahulu BKMT Agam yang menggambarkan tingginya antusiasme anggota.

“Diundang lima, hadir sepuluh. Kalau tempat lain diundang sepuluh, hadir lima. Itulah istimewanya BKMT,” katanya.

Abdul Aziz berharap kekompakan tersebut terus dipertahankan oleh kepengurusan BKMT Agam yang baru. 

Ia juga mengapresiasi pengurus sebelumnya yang telah mengabdikan waktu, tenaga, pikiran dan materi untuk kemajuan organisasi.

“Terima kasih kepada pengurus yang selama ini telah mengabdi. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah bagi bapak dan ibu semuanya,” ungkapnya.

Ia menegaskan, menjadi pengurus BKMT bukanlah untuk mencari keuntungan materi, melainkan bentuk pengabdian dan dakwah. Karena itu, pengurus baru diminta menyiapkan diri menjalankan amanah dengan ikhlas.

Abdul Aziz juga mengingatkan motto BKMT yang diharapkan terus menjadi semangat para pengurus dan anggota, yakni “Dakwah mati-matian, dakwah sampai mati, mati dalam berdakwah.”
Penulis : Andri
Editor : Reska/Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *