Agam, AMC – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Agam yang juga Staf Ahli TP PKK Kabupaten Agam, Ny Maya Muhammad Iqbal, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Agam, Ny Yenni Muhammad Lutfi, menghadiri Pertemuan Istri Kepala Daerah (ISKADA) se-Sumatera Barat di Pandan View, Nagari Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (12/10).
Pertemuan tersebut diikuti para ketua TP PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin sebagai wadah silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta meningkatkan sinergi antarpengurus organisasi perempuan di daerah.
Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Harneli Mahyeldi, dalam arahannya menyampaikan bahwa peran istri kepala daerah tidak hanya mendampingi suami dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung pembangunan, terutama melalui penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan.
Ia menekankan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga, menjaga kesehatan anggota keluarga, serta mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan agar mampu berkontribusi terhadap kesejahteraan rumah tangga dan masyarakat.
Selain itu, pendidikan karakter dan perlindungan keluarga juga menjadi perhatian penting. Para ibu diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai agama sejak dini kepada anak-anak, termasuk membiasakan mereka membaca dan mempelajari Al-Qur’an sebagai landasan pembentukan akhlak dan karakter generasi muda.
Harneli juga mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi serta menyelaraskan program kerja antarorganisasi perempuan, baik TP PKK, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW), GOW, DWP, maupun organisasi lainnya.
Dengan koordinasi yang baik, berbagai program pemberdayaan perempuan dan keluarga diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran para peserta diharapkan membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, serta menghasilkan gagasan dan langkah nyata bagi kemajuan keluarga dan masyarakat di Sumatera Barat.
Ketua GOW Kabupaten Agam, Ny Maya Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa pertemuan ISKADA merupakan kesempatan penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menambah wawasan mengenai peran strategis perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, berbagai arahan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa kekuatan pembangunan berawal dari keluarga yang harmonis, sehat, berpendidikan, dan memiliki landasan agama yang kuat.
“Melalui pertemuan ini, kita berharap hubungan silaturahmi antaristri kepala daerah dan organisasi perempuan semakin erat. Apa yang kita peroleh dalam kegiatan ini dapat menjadi motivasi untuk memperkuat peran perempuan, khususnya dalam membina keluarga dan mendukung program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Agam,” ujarnya.
Ia menambahkan, GOW Kabupaten Agam akan terus mendorong sinergi dengan berbagai organisasi perempuan agar program-program yang dijalankan dapat menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas keluarga, pendidikan anak, dan kemandirian perempuan.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Agam, Ny Yenni Muhammad Lutfi, menilai pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen organisasi perempuan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dimulai dari lingkungan keluarga.
Menurutnya, peran perempuan sangat penting dalam membangun keluarga yang tangguh, menanamkan nilai-nilai moral dan agama kepada anak, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi penerus.
“Pertemuan ini memberikan banyak pelajaran dan penguatan bagi kami untuk terus menjalankan peran sebagai pendamping suami, ibu dalam keluarga, sekaligus anggota organisasi yang berkontribusi bagi masyarakat. Kami berharap berbagai pesan yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas program DWP Kabupaten Agam,” ungkapnya.
Ia juga berharap koordinasi antara DWP, GOW, TP PKK, dan organisasi perempuan lainnya semakin kuat sehingga berbagai program yang dilaksanakan dapat saling mendukung dan memberikan dampak positif bagi keluarga serta masyarakat.
Melalui pertemuan ISKADA se-Sumatera Barat ini, diharapkan seluruh organisasi perempuan semakin solid dalam menjalankan perannya, tidak hanya sebagai pendamping kepala daerah, tetapi juga sebagai penggerak pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, dan pembentukan generasi yang berkarakter serta berakhlak mulia.-
Penulis : Hari
Editor : Harmen




