Jakarta, AMC – Penyelamatan Danau Maninjau kembali jadi perbincangan pemerintah pusat, yang menjadi salah satu danau prioritas di Indonesia.
Selasa (14/2), Bupati Agam, Dr H Andri Warman datang langsung ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), membahas terkait penyelamatan danau tersebut.

Dikesempatan itu, di hadapan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, bupati kembali mengupas bagaimana kondisi danau yang kini semakin tercemar.
Pemkab Agam katanya, sangat komitmen dalam penyelamatan danau ini, karena nanti bisa menjadi sumber perekonomian bagi warga sekitar.
“Kita di daerah sudah melakukan berbagai upaya untuk penyelamatan danau ini,” ujarnya.
Tahun ini katanya lagi, Pemkab Agam juga akan melakukan berbagai upaya dalam penyalamatan danau diantaranya, pengendalian dan penataan Keramba Jaring Apung 3.000 petak, pembersihan eceng gondok dan lainnya.
“Maka kita berharap peran dari pemerintah pusat dalam pemulihan danau ini, karena Pemkab Agam tidak mampu melakukan tanpa ada dukungan pemerintahan lebih tinggi,” sebutnya.
Hasil pertemuan itu, akan dikoordinasikan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenkomarves dengan Deputi Lingkungan Hidup dan Kehutanan, agar penyelamatan Danau Maninjau bisa segera dilakukan.
Dalam pertemuan itu, Bupati Andri Warman didampingi Kepala DLH, Arief Restu, Kepala DKPP, Rosva Deswira dan Kepala DPUTR, Ofrizon.
Penulis : Andri
Editor : Rezka/Harmen





Sudah sepantasnya danau maninjau melakukan tindakan baik dari sarana dan prasarananya bukan hanya danau jalan tang ditempuh masyarakat juga sudah banyak yang berlubang,mungkin ada beberapa hall yang menjadi beban bagi pemerintah daerah
– pemasukan daerah sangat kurang