30 Orang Santri Rumah Tahfidz Lillahi Ta’ala diwisuda

  • Bagikan

Bukittinggi, AMC – Bupati Agam Dr H Andri Warman, MM hadiri Wisuda Rumah Tahfidz Lillahi Ta’ala yang ke III di Gedung Istana Bung Hatta, Sabtu (30/7). Turut hadir Wakil Gubernur Sumatera Barat, Dr Ir Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM, ASEAN.Eng. Dt Rajo Pasisia Alam.

H. Nofrizon, S. Sos selaku ketua yayasan mengatakan bahwa adanya rumah tahfidz ini dimulai dari peserta didik yang berjumlah 11 orang sampai berkembang menjadi seperti sekarang ini merupakan suatu perjuangan.

“Dan saya merasa senang karena wisuda kali ini banyak dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat contohnya saja Wakil Gubernur, Bupati Agam, Wakil Wali Kota Bukittinggi dan lainnya,” katanya.

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik Wisuda Rumah Tahfidz ini.

“Tuntutlah ilmu sampai sebelum masuk liang kubur,” ujarnya.

Ia berkata tidak ada batasan dalam menuntut ilmu baik dari hal yang positif maupun negatif kita bisa mendapatkan ilmu dari mana saja.

“Oleh karena itu kepada ananda yang akan diwisuda kalian telah memiliki ilmu dalam menghafal Al-Qur’an meskipun begitu jangan pernah berhenti untuk belajar,” tukuknya.

Ia menyebutkan tentu hal ini tidak lepas dari tugas orang tua untuk mengarahkan serta mendidik anak-anaknya.

“Jangan pernah bosan mengingatkan dan membimbing anak-anak kita pacu terus pengetahuan mereka sehingga merek nantinya akan menjadi generasi emas indonesia,” tegasnya.

Senada dengan Wagub, Bupati Kabupaten Agam, Andri Warman turut menyampaikan rasa bangganya kepada wisudawan.

“Mudah-mudahan kegiatan yang kita lakukan pada hari ini bernilai ibadah di sisi Allah Swt,” ujar Bupati Agam.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan tahfidz ini juga sejalan dengan program Pemkab Agam dan merupakan hal yang rutin kita laksanakan di kabupaten Agam.

“Dan untuk menambah semangat peserta didik rumah tahfidz maka pemkab Agam bekerjasama dengan Kemenag berwacana untuk mengadakan lomba antar rumah-rumah tahfidz se Kabupaten Agam,” katanya.

Selain itu, Ia juga berpesan kepada 30 wisudawan dan wisudawati agar tetap meneruskan belajar dan memperdalam ilmunya dibidang agama.

“Semoga Ananda kita yang diwisuda pada hari akan dapat menjadi tokoh-tokoh agama di Kabupaten Agam dimasa yang akan datang,” sebutnya. (T.R)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *