Bupati Agam Buka Desiminasi Hasil Pemetaan Mutu LPMP Sumbar

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM membuka secara resmi kegiatan Desiminasi Hasil Pemetaan Mutu Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat, Rabu (13/10) di Lubuk Basung.

Dalam sambutannya, Dr. H. Andri Warman, MM menyampaikan apresiasinya kepada LPMP Sumbar yang telah memiliki Kabupaten Agam sebagai tuan rumah kegiatan Desiminasi Hasil Pemetaan Mutu Pendidikan.

“Saya juga berterima kasih kepada LPMP yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai ajang duduk bersama mengevaluasi pelaksanaan program pendidikan yang ada di Sumatera Barat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Agam lanjutnya, secara penuh mendukung dan berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Agam khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya.

“Sejak saya dilantik jadi bupati, program utama saya adalah memajukan pendidikan. Berbicara pendidikan saya termasuk orang yang sangat serius,” ucapnya.

Pihaknya berharap melalui kegiatan desiminasi yang digelar, LPMP Sumbar dapat membantu berkontribusi dalam pemenuhan mutu pendidikan di Sumatera Barat.

“Harapan yang sama juga kepada setiap satuan pendidikan beserta seluruh komponen, agar memiliki tanggungjawab dalam penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan yang ada di lingkunganya,” ujar bupati.

Sementara itu, Ketua LPMP Sumbar, Dr. Ir. Moh. Sofian Asmirza, M.Si menyebut kegiatan desiminasi merupakan acara puncak penjaminan mutu 2021. Kegiatan tersebut merupakan rapat koordinasi ketiga LPMP Sumbar.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan hasil pemetaan yang dilakukan, yaitu data tahun 2020, kita menganalisis dan membuatkan petanya,” katanya.

Dipaparkannya, tahun 2021 ini terjadi sedikit penurunan angka mutu pendidikan di Sumatera Barat. Menurutnya hal tersebut disebabkan format pendataan yang berbeda akibat pandemi Covid-19.

“Dari 2016-2019 mutu pendidikan menunjukan tren meningkatkan, dengan nilai mendekati tujuh. Namun 2021, karena pandemi, format pendataan menjadi berbeda, terjadi sedikit penurunan,” ungkapnya.

Menurutnya pandemi Covid-19 yang terjadi sekaligus menjadi tantangan untuk kembali menaikan mutu pendidikan. Bahkan pihaknya berharap kedepan Sumatera Barat bisa meraih rangking 5 besar di Indonesia.

“Saat ini Sumbar di peringkat 10 besar. Bagaimana kita bisa melompat ke rangking 5 besar tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, seperti kepala daerah dan stakeholder terkait,” ujarnya.

Turut hadir dalam pembukaan Desiminasi Hasil Pemetaan Mutu, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Adib Alfikri, SE, M.Si, Kepala BP-PAUD Dikmas Sumbar, Dr. Wisma Endrimom, M.Pd.

Selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan se-Sumatera Barat, Kepala Bidang Pendidikan Bappeda se-Sumatera Barat, Kacabdin Pendidikan se- Sumatera Barat, Koordinator Pengawas se-Sumatera Barat, Pengelola Pemetaan Mutu Pendidikan BP-PAUD Sumatera Barat dan Perwakilan Pengawas Penyaji Praktek Baik Pemetaan Mutu Pendidikan. (Depit)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *