Bunga Rafflesia Arnoldi Mekar di Penghujung Tahun 2020

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Di penghujung tahun 2020, populasi tumbuhan bunga langka dan dilindungi jenis Rafflesia Arnoldi mulai bermekaran di Kabupaten Agam.

Kepada AMCNews.co.id, Selasa (29/12), Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan, pihaknya menemukan satu individu dan beberapa knop (bonggol) bunga Rafflesia Arnoldi.

Dijelaskan, pemantauan dilakukan di daerah sekitaran perbukitan yang mengelilingi Danau Maninjau. Pihaknya menemukan satu bunga Rafflesia Arnoldi dalam kondisi mekar sempurna di Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya.

“Diperkirakan mekarnya bunga tersebut sudah memasuki hari kedua, dengan diameter mencapai 97,5 centimeter,” ujarnya.

Sementara itu, tambahnya, di sekitaran lokasi tersebut, juga terdapat 10 knop (bonggol) bunga Rafflesia Arnoldi, dua diantaranya diperkirakan akan mekar dalam beberapa waktu ke depan.

Lebih lanjut Ade Putra menjelaskan, di Kabupaten Agam, terdapat 14 titik sebaran populasi tumbuhan Bunga Rafflesia, yang tersebar di Kecamatan Palupuh, Tanjung Raya, Matur, Palembayan, Baso, Malalak, Kamang Magek, dan Tilatang Kamang.

“Diperkirakan pada awal tahun 2021 mendatang, di beberapa titik populasi Bunga Raflesia Arnoldi tersebut akan mulai bermekaran,” jelasnya.

Bunga Rafflesia adalah jenis tumbuhan yang dilindungi oleh peraturan perundangan di indonesia. Sesuai Pasal 21 ayat 1 UU RI Nomor 5 Tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,.

“Setiap orang dilarang untuk mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati,” terangnya.

Serta mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia.

“Bagi yang melanggar, akan diberi sanksi pidana kurungan paling lama 5 (lima) tahun, dan denda paling banyak Rp100 juta,”ujarnya. (HR)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *