Hadiri Peresmian Masjid Ponpes, Wabup : Ini Mendorong Pembangunan Agam Madani

  • Bagikan

AMCnes.co.id — Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria Dt Tumangguang Putiah, hadiri peresmian Masjid Kampus Nur Usman Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Mu’alimin Muhammadiyah Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek.

Peresmian dilakukan Pimpinan Pusat Muhammadiyah M. Goodwill Zubir ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, di masjid itu, Selasa (26/2). Turut hadir tokoh-tokoh Muhammadiyah Sumatera Barat, orang tua santri, masyarakat dan lainnya.

Atas nama Pemkab Agam, Trinda Farhan Satria berikan apresiasi pada semua pihak, terutama pada pewakaf lahan dan keluarga besar Muhammadiyah atas pembangunan masjid yang megah itu.

Dikatakan, bagi Pemkab Agam, dengan keberadaan Masjid di kawasan Ponpes khususnya Tahfizhul Qur’an Mu’alimin Muhammadiyah, secara langsung mendorong dan mendukung salah satu kebijakan stratgeis di daerah itu, yakni membangun peradaban Agam Madani.

“Ini tidak akan bisa dikerjakan bupati dan wakil bupati serta perangkatnya, apabila tanpa peran aktif semua stakeholder yang ada di Agam. Salah satu ujung tombaknya yaitu dunia pendidikan,” ujarnya.

Menurutnya, dari tujuh poin penting yang ingin dicapai tahun ke tahun terkait gerakan Nagari Madani, salah satunya adalah berhubungan dengan Al-Qur’an. “kita ingin siapkan generasi madani dengan kembali pada Al-Qur’an,” sebutnya.

Sebagai salah satu contoh, disampaikan Trinda Farhan Satria, pada iven MTQ Nasional tingkat Sumatera Barat, di Padang Pariaman 2017 lalu, juara I hafidz 30 juz dewasa putra dan putri berasal dari Agam. Ini salah satu kontribusi terbesar yang tidak terlepas dari ponpes.

Di samping itu, yang jadi ukuran untuk tercapainya Nagari Madani yaitu, kembali jadikan masjid sebagai sentra kehidupan sosial masyarakat. Diharapkan dengan diresmikannya masjid kampus Nur Usman ini betul-betul jadi lokomotif untuk mendorong hidupkan masjid sebagai sentra ibadah. Tidak hanya bagi warga Ponpes, tapi juga masyarakat sekitar.

“Semoga dengan diresmikannya masjid kampus Nur Usman ini dapat membawa manfaat dan berkah, tidak hanya bagi pondok, tapi juga masyarakat sekitar dan Kabupaten Agam umumnya,” ujarnya berharap.

Ketua Panitia Pembangunan, Syaflin mengatakan, pembangunan masjid ini hanya membutuhkan waktu kurang tiga bulan, yang dimulai Desember 2018 dan selesai Februari 2019. Masjid dibangun di kawasan kampus II Tahfizhul Qur’an Mu’alimin Muhammadiyah Ampang Gadang, yang saat ini juga dalam tahap pembangunan.

“Pembangunan ini terlaksana berkat keluarga besar H. Anas Usman warga Guguak Tinggi, Tabek Sarojo, telah mewakafkan tanah sekaligus masjid. Alhamdulillah saat ini telah diresmikan, kita sepakat Jum’at pekan ini sudah bisa dipakai shalat jama’ah” ujarnya.

Syaflin atas nama ponpes ucapkan terimakasih pada pewakaf. “Semoga apa yang dilakukan di jalan Allah dibalas dengan balasan luar biasa. Bagi masyarakat silahkan digunakan Masjid ini untuk beribadah dan mensyiarkan agama Allah” pungkasnya. (AMC05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *