Lanjutkan Tradisi Bupati Agam Lantik Camat Muda

  • Bagikan

AMCNews.co.id.
Rabu 13 Februari 2019, Bupati Agam Dr. Indra Catri lantik Edo Aipa Pratama S.IP sebagai Camat Matur menggantikan Tommy TRD, S.STP yang mutasi sebagai Kepala Bagian Humas Setda Agam.

Seolah melanjutkan tradisi, Indra Catri memberikan kesempatan kepada birokrat muda untuk memegang jabatan strategis.

Edo Aipa Pratama, S.IP yang baru saja dilantik merupakan lulusan IPDN tahun 2009. Birokrat kelahiran 17 Februari 1988 ini sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Tanjung Mutiara selama dua tahun.

Berpengalaman diurusan pemerintahan nagari sejak meniti karir di Kabupaten Agam dan memiliki track record yang baik, memberikan cukup alasan bagi Indra Catri untuk mempromosikan purna praja IPDN angkatan 18 ini untuk naik ke level jabatan yang lebih tinggi.

Bagi Pemerintah Kabupaten Agam, ini bukanlah hal yang baru. Tidak sekali ini saja Pemerintah Kabupaten Agam di bawah kepemimpinan Indra Catri memberikan kesempatan kepada birokrat-birokrat muda untuk menduduki jabatan-jabatan strategis.

Indra Catri menjelaskan, bahwa Agam selalu memiliki peran dalam penyediaan dan penyiapan kader-kader terbaik bangsa sejak bangsa ini didirikan. Tidak ingin sejarah dan trah Kabupaten Agam hilang dalam kemampuan memberikan sosok-sosok terbaik bagi pembangunan daerah, propinsi, bangsa dan negara, Bupati Agam kukuh dengan pendiriannya dalam hal kaderisasi kepemimpinan.

“Sebagai Bupati, seorang kepala daerah, saya tidak hanya membangun fisik, atau infrastruktur. Namun juga ada tanggung jawab yang tidak kalah besar dari sekedar membangun jalan atau gedung, yaitu menyiapkan sosok-sosok yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Entah mereka nanti akan menjadi pemimpin daerah, pemimpin di tingkat propinsi, atau di tingkat nasional” ujar Indra Catri.

“Memang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memegang jabatan tertentu bukannya tanpa resiko. Mereka bisa saja melakukan kesalahan, namun di situlah fungsi kita untuk membina, menegur bahkan bisa saja memberikan hukuman. Sehingga mereka bisa selalu belajar, dan mengerti arti dari tanggung jawab. Jika mereka yang muda-muda ini diragukan karena usia, mari kita kembali membaca sejarah, Muhammad Al Fatih menaklukan Konstantinopel pada usia 21 tahun” lanjut Indra Catri.

Saat ini Kabupaten Agam memiliki usia rata-rata Camat yang tergolong muda jika dibandingkan dengan kabupaten kota lain yang ada di propinsi Sumatera Barat.

Sebuah komitmen dan pembinaan yang mungkin nanti akan dinikmati oleh Kabupaten Agam di tahun-tahun mendatang.
AMC04

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *