AMCNews.co.id — Produk kopi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), milik warga asal Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, digemari hingga mancanegara.
Vespami salah seorang warga Jorong Banda Gadang, kenagarian Matua Hilia, pemilik usaha kopi tersebut pada AMCNews.co.id, (4/1) mengatakan, kopi miliknya ini merupakan usaha yang digeluti sejak tahun 1988, memiliki citarasa dan aroma khas yang tidak dimiliki kopi-kopi lainnya.
“Setiap minggunya, kami mengirim 50 hingga 100 kg bubuk kopi ke malaysia, tepatnya pada pengusaha asal palembayan yang menetap disana, ” ujarnya.
Dijelaskan, untuk bahan baku ia mengaku membelinya pada petani kopi dari Palembayan dan Payukumbuah, lalu diolah secara tradisional dan 100 persen murni tanpa campuran apapun.
“Kopi yang yang kami jual merupakan jenis biji kopi Robusta berkualitas tinggi yang memiliki sedikit kadar air, ” ujarnya lagi.
Dikatakan, untuk didalam daerah, kopi miliknya dijual dengan harga terjangkau, dan dapat dinikmati di warung-warung sekitar Matua Hilia.
“Dalam seminggu, kami dapat memproduksi bubuk kopi 400 hingga 500 kg, untuk dipasarkan sekitar wilayah Kabupaten Agam, ” ulasnya.
(AMC07)




