Menu

Diguyur Hujan, Peserta TdS 2018 “Basitungkin” Taklukkan Kelok 44

  Dibaca : 213 kali
Diguyur Hujan, Peserta TdS 2018 “Basitungkin” Taklukkan Kelok 44

AMCnews.co.id — Pebalap sepeda internasional yang dikemas dalam Tour de Singkarak (TdS) 2018, “basitungkin” taklukkan kelok 44 pada etape IV, Rabu (7/11).

Kelok 44 menjadi salah satu jalur yang menantang bagi peserta TdS, di mana selain tikungan tajam juga miliki tanjakan yang menguji kekuatan lutut para pebalap saat mendayung sepeda.

Pantauan AMCnews.co.id, jelang dan saat pebalap melewati jalur itu hujan mengguyur sepanjang Kelok 44, sehingga ban sepeda sering “manggasiang” menaiki tanjakan tikungan dan membuat pebalap kewalahan.

Seperti biasanya, pebalap yang berhasil menaklukkan kelok 44 akan diberikan hadiah dari Pemkab Agam, mulai dari juara satu sampai tiga.

TdS kali ini, Agam kembali dipercaya sebagai lokasi finis yang bertepatan di Ambun Pagi Kecamatan Matur, sedangkan starnya di Kota Padang, dengan jarak tempuh sampai finis sekitar 144 km.

Wali Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Jon Hendri yang ikut saksikan TdS mengatakan, bahwa khusus di Agam, kelok 44 jadi rute terekstreme, karena tidak banyak peserta yang mempu berpacu taklukkan ikon Kabupaten Agam tersebut.

Menurutnya, sejak Agam jadi salah satu daerah yang dilalui peserta TdS, Kelok 44 selalu jadi jalur utama yang disuguhkan pada pebalap, selain tikungan tajam juga miliki tanjakan yang menantang bagi pebalap.

“Kita lihat saat pebalap mulai menaiki Kelok 44, nafasnya sudah terdengar ngos-ngosan, bahkan tidak terlihat stabil lagi saat mendayung sepeda,” sebutnya.

Meski demikian, walinagari itu salut pada pebalap memiliki fisik yang sangat kuat untuk menempuh jalur sepanjang 144 km, mulai dari Kota Padang hingga finis di Ambun Pagi. (AMC05)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Post Kategori

Arsip

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional