Menu

Satu Kali Pengolahan, SDN 63 Surabayo Hasilkan 30 kg Kompos

  Dibaca : 337 kali
Satu Kali Pengolahan, SDN 63 Surabayo Hasilkan 30 kg Kompos

AMCnews.co.id — Sekolah Dasar (SD) Negeri 63 Surabayo, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, menghasilkan sekitar 30 kilogram kompos dari sampah organik yang ada di sekolah itu.

Seperti dijelaskan Koordinator Pengomposan SDN 63 Surabayo, Asna kepada AMCnews.co.id, pengomposan dilakukan satu kali sepekan dengan volume sampah sekitar 18 ember yang dikumpulkan dari setiap kelas.

“Sampah itu merupakan hasil pemilahan dari sampah lain, karena pembagiannya ada tiga seperti organik, anorganik dan B3,’ ujar Asna di sekolah itu, Sabtu (1/9).

Disebutkan, kompos dimanfaatkan untuk pupuk dan tanah humus bagi bunga dan tanaman lainnya di sekolah, tetapi juga dikemas dalam plastik dan diberi label karena ada masyarakat yang ingin membeli.

“Satu kantong ukuran 5 kilogram, kita jual seharga Rp.5 ribu kepada masyarakat dan uangnya dimanfaatkan untuk membeli kantong plastik, label, pot bunga serta kebutuhan lainnya,’ ujar Asna.

Asna menjelaskan, kompos itu dari sampah organik berupa daun-daunan, ranting dan sisa makanan yang sudah diolah.

Sampah dimasukkan ke tempat pengomposan, ditambah kompos cair seperti semangka busuk yang sudah dihancurkan dan gula merah, diaduk lalu disiramkan pada kompos yang sudah ada ditempatnya itu.

“Selanjutnya pengomposan ditutup dengan plastik dan dibiarkan selama sepekan, kemudian diaduk dan ditutup kembali hingga pekan selanjutnya,” ujarnya.

Disebutkan, setelah kompos matang dalam waktu 30 hari, kompos disaring untuk memisahkan yang sudah hancur, kemudian hasilnya dimasukkan ke kantong plastik sebagian diambil untuk pupuk dan tanah humus untuk bunga dan tanaman lain di sekolah.

(AMC05)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Post Kategori

Arsip

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional