Menu

Bentuk KSBS, BPBD Agam Tandatangani MoU dengan SMPN 2 Lubuk Basung

  Dibaca : 418 kali
Bentuk KSBS, BPBD Agam Tandatangani MoU dengan SMPN 2 Lubuk Basung

AMCnews.co.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, menjalin kerjasama dengan SMPN 2 Lubuk Basung dalam rangka pembentukan Kelompok Siaga Bencana Sekolah (KSBS), di SMP itu, Senin (30/7).

Pembentukan KSBS ini diawali dengan upacara bendera, saat itu Kalaksa BPBD Agam diwakili Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Yunaidi bertindak selaku pembina upacara, dan dilanjutkan pemilihan pengurus KSBS serta penandatanganan MoU antara BPBD dengan pihak sekolah.

Berdasarkan pemilihan yang dilakukan, pembina KSBS dipercayakan pada Darwanti,S.Pd, Koordinator KSBS Gusti Idra Saputri, sekretaris Sarah Septiani, bendahara Rani Permata Sari, Bidang Kesiapsiagaan Mustapa Kamal, Sahrul Randi, Lusi Anggayani dan Muhamad Iqbal.

Bidang Tanggap Darurat dipercayakan pada Arif Ardil, Rindang Betti Artika, Suhendri dan Annisa Septi Putri, Bidang Pemulihan Mayulis Danil, Aurel Asti, Livia, Siti Aisyah dan Anggiya.

Yunaidi menjawab AMCnews.co.id via ponsel menyebutkan, KSBS sebagai pengetahuan dasar bagi siswa dalam pengurangan risiko bencana di sekolah, bahkan dapat disosialisasikan pada keluarga, komunitas dan masyarkat.

“Tidak hanya itu, siswa juga sebagai komunitas pelajar harus komit akan budaya aman dan sehat, sadar akan risiko, memiliki rencana yang matang dan siap merespon situasi lingkungan,” ujarnya.

Disebutkan, saat ini Agam sudah memiliki 57 KSBS dari tingkat SD, SMP dan SMA, yang nantinya akan menjadi perpanjangan tangan BPBD dalam melakukan sosialisasi terutama di sekolah yang dtempati.

Menurutnya, dengan sudah dibentuknya KSBS, pihaknya akan memfasilitasinya dengan sosialisasi dan pelatihan pengurangan resiko bencana, juga dapat diaplikasikan dimana mereka tinggal

Kepala SMPN 2 Lubuk Basung Maspirba AR, S.Pd berharap seluruh siswa agar peduli dengan segala hal antara lain, peduli akan kebersihan, peduli dengan teman, peduli dengan guru, masyarakat dan peduli dengan bencana.

“Maka sebelum terjadi bencana perlu beberapa persiapan yang harus diketahui dan dilaksanakan semua warga sekolah,” ujarnya.

Diharapkannya, dengan KSBS kesadaran warga sekolah akan kepedulian jadi meningkat, karena bencana datang akibat kurangnya kepedulian manusia untuk menjaga lingkungan.

(AMC05).

REKOMENDASI UNTUK ANDA

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Post Kategori

Arsip

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional