IV Koto, AMC – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam melalui TP PKK setempat me-launching Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB), Kamis (16/2).
Pada peluncuran perdana ini, Nagari Sianok Anam Suku ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan GKSTTB.
Ketua TP PKK Agam, Ny Yenni Andri Warman menyebutkan, gerakan mewujudkan nagari yang siaga dan tangguh (sigap) bencana ini memiliki 3 program utama.
“Dari tiga program utama GKSTTB terdapat 9 indikator untuk mengukur berjalan atau tidaknya gerakan ini,” ujarnya.
Lebih lanjut diuraikan, program pertama gerakan ini berkaitan dengan kesehatan. Adapun indikator program kesehatan ini yakni peningkatan kesadaran gizi keluarga untuk pencegahan dan penurunan angka stunting.

Lalu, peningkatan kesehatan masyarakat nagari dengan PHBS keluarga. Kemudian pencegahan dan penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita.
Kedua, program kelestarian lingkungan hidup dengan indikatornya mewujudkan keluarga yang tanggap dan tangguh terhadap bencana rumah tangga.
Kemudian mewujudkan nagari yang tanggap dan tangguh dalam tata laksana penanganan darurat bencana alam. Lalu, meningkatkan komitmen masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.
Ketiga, program perencanaan sehat dengan indikatornya terjadi peningkatan keluarga berencana yang sehat dan berkualitas.
“Kemudian terwujudnya keluarga yang tangguh dalam perencanaan keuangan sehat serta peningkatan kesehatan pasangan usia subur,” terangnya.
Penulis : Depit
Editor : Rezka/Harmen




