Canduang, AMC. – Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benniwarlis, mengunjungi Dasawisma Bugenvile Baharo Siti, Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, Kamis (08/10).
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Merry Benniwarlis mendorong setiap keluarga untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga, melalui gerakan menanam berbagai kebutuhan dapur.
Menurutnya, setiap rumah hendaknya memiliki tanaman pangan, terutama tanaman yang biasa digunakan sehari-hari seperti cabai, sayuran, bumbu dapur serta tanaman obat keluarga (TOGA).
“Semua rumah harus menanam. Dengan menanam kebutuhan dapur sendiri, kita bisa mengurangi pengeluaran keluarga dan uang yang biasanya digunakan untuk membeli kebutuhan tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Dikatakan, gerakan menanam di pekarangan semakin penting di tengah tingginya harga sejumlah komoditas pangan. Salah satunya cabai yang saat ini mencapai sekitar Rp110 ribu per kilogram.

“Kalau cabai sudah tersedia di pekarangan, tentu bisa mengurangi belanja dapur. Penghematan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain, termasuk meningkatkan pemenuhan gizi anak dan mendukung perekonomian keluarga,” jelasnya.
Ny. Merry juga melihat kondisi wilayah Nagari Lasi yang memiliki udara relatif dingin sebagai potensi sekaligus modal bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai tanaman di pekarangan.
Ia mengajak masyarakat tidak membiarkan lahan kosong atau lahan tidur begitu saja. Lahan tersebut dapat diubah menjadi area produktif dengan menanam cabai, sayuran, bumbu dapur maupun tanaman obat keluarga.
“Manfaatkan setiap lahan yang ada. Tidak harus luas, pekarangan yang kecil sekalipun bisa ditanami. Yang penting ada kemauan untuk memulai,” katanya.
Lebih lanjut, Ny. Merry berharap gerakan menanam tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh setiap keluarga.
Selain memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, hasil pekarangan juga berpotensi dikembangkan menjadi sumber tambahan pendapatan.
“Ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Kalau setiap rumah mampu menghasilkan sebagian kebutuhan pangannya sendiri, maka keluarga akan lebih mandiri dan pengeluaran dapat ditekan,”ujarnya.-
Penulis : Fikri
Editor : Harmen




