Bupati Agam Panen SPM, Produktivitas Petani Kamang Magek Meningkat

  • Bagikan

Kamang Magek, AMC.- Program Sawah Pokok Murah (SPM) kembali menunjukkan hasil positif. Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, melakukan panen SPM di lahan anggota Kelompok Tani Boneh Sarumpun, Padang Kunyik, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Rabu (23/9).

Panen tersebut menjadi momentum untuk melihat langsung perkembangan penerapan SPM sekaligus hasil yang diperoleh petani setelah mengikuti program tersebut.

Salah seorang petani SPM, Muhammad Ridwan, mengatakan panen kali ini merupakan pelaksanaan SPM yang kedua di lahannya. Hasil produksi yang diperoleh menunjukkan peningkatan dibandingkan panen sebelumnya.

“Pada panen pertama, hasilnya meningkat dari 2,6 menjadi 3,2 ubinan atau sekitar 5,1 ton per hektare. Sedangkan pada panen SPM kedua ini mencapai 3,6 ubinan atau sekitar 5,7 ton per hektare,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan hasil tersebut menjadi bukti bahwa penerapan SPM memberikan manfaat bagi petani. Bahkan, hasil tersebut diperoleh saat kondisi kemarau dan ketersediaan air untuk lahan persawahan cukup terbatas.

“Alhamdulillah, meskipun musim kemarau dan kondisi air sedang sulit, kami masih bisa panen. Sementara sebagian besar sawah lainnya mengalami gagal panen,” katanya.

Selain meningkatkan hasil produksi, Ridwan menyebut penerapan SPM juga membantu petani mengurangi berbagai kendala dalam pengelolaan sawah. Di antaranya, kebutuhan penyiangan yang lebih sedikit, tidak banyak menggunakan pupuk, serta minim pengolahan lahan.

“Alhamdulillah, tanaman juga aman dari serangan hama tikus. SPM ini lebih ringan dalam perawatan, biaya lebih sedikit, tetapi hasilnya meningkat,” ungkapnya.

Ia berharap program SPM dapat terus dikembangkan dan diterapkan lebih luas, terutama untuk membantu petani menghadapi tantangan pertanian seperti keterbatasan air dan tingginya biaya produksi.

Sementara itu, Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, menyampaikan apresiasi kepada petani yang telah menerapkan SPM dan berhasil meningkatkan hasil produksi.

Menurutnya, peningkatan hasil panen tersebut menunjukkan bahwa penerapan pola SPM mampu memberikan manfaat nyata bagi petani, terutama dari sisi efisiensi biaya dan peningkatan produksi.

“Terima kasih dan apresiasi kepada petani yang telah menerapkan SPM. Hasilnya meningkat, sementara biaya yang dikeluarkan lebih rendah. Ini tentu menjadi sesuatu yang perlu kita dorong,” ujarnya.

Bupati menilai keberhasilan panen SPM tersebut menjadi pengalaman yang dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Agam.
Penulis: Harry
Editor : Reska/Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *