Hadiri Halal Bihalal di Panampuang, Bupati Agam Ajak Perkuat Silaturahmi Untuk Membangun Membangun Daerah

  • Bagikan

Ampek Angkek, AMC – Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah bersama Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny Merry Benni Warlis, hadiri kegiatan halal bihalal bersama masyarakat dan para perantau Panampuang dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, di Surau Kabah, Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, Senin (23/3).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan itu menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat kampung halaman dengan para perantau yang pulang untuk merayakan Idul Fitri. Suasana kekeluargaan begitu terasa, memperlihatkan eratnya hubungan emosional antara ranah dan rantau.

Menurut perwakilan perantau, Iqbal Zainawir, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, momen halal bihalal di hari raya memiliki makna penting dalam mempererat tali silaturahmi.

“Momentum Idul Fitri seperti ini menjadi kesempatan berharga bagi kami para perantau untuk kembali berkumpul, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta mengenang kampung halaman. Ini adalah momen yang tak terlupakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga sarana untuk memperkuat kebersamaan dan membangun sinergi antara masyarakat di kampung dengan para perantau.

Sementara itu, Bupati Agam, Benni Warlis, mengatakan, halal bihalal merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Idul Fitri adalah hari kemenangan. Setelah sebulan berpuasa, tentu ada kerinduan bagi para perantau untuk pulang kampung. Melalui halal bihalal ini, kita saling memaafkan dengan penuh keikhlasan dan senyuman, sehingga tidak ada lagi yang mengganjal di hati,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, halal bihalal merupakan momentum untuk “mangumpuan nan taserak, membuka simpul-simpul yang terikat, serta menyambung kembali hubungan yang sempat terputus”.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Surau Kabah.

Menurutnya, keberadaan surau ini diharapkan menjadi pusat kegiatan masyarakat, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga sosial dan ekonomi.

“Pemerintah daerah memiliki program Bangkik dari Surau, yang bertujuan menjadikan surau dan masjid sebagai pusat pembinaan umat. Dari sinilah kita harapkan lahir generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak.

Menurutnya, peran relawan, para perantau, serta seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan kampung halaman.

“Pembangunan ini membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari relawan, para perantau, serta masyarakat. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, pembangunan dan pengembangan daerah dapat berjalan dengan aman, lancar, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan perantau dapat terus terjalin, sehingga berbagai program pembangunan dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin dalam halal bihalal tersebut, diharapkan hubungan antara masyarakat dan perantau semakin erat, serta mampu mendorong pembangunan daerah ke arah yang lebih maju dan sejahtera.-
Penulis : Hari
Editor : Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *