Lubuk Basung, AMC — Pemerintah Kabupaten Agam menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Bencana di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Minggu (30/11). Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, bersama jajaran BNPB, TNI, Polri, dan seluruh OPD terkait.
Dalam rapat tersebut, Bupati menegaskan perlunya percepatan penanganan darurat di seluruh titik terdampak. Ia juga menginstruksikan OPD terkait untuk segera menyiapkan surat permohonan bantuan resmi ke BNPB, termasuk kebutuhan starlink, penambahan alat berat, serta pendataan lengkap korban yang akan direlokasi ke hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap).
Perwakilan BNPB dalam kesempatan itu menyoroti pentingnya memperkuat komunikasi antara posko dan pos lapangan, sinkronisasi data korban, serta percepatan pemulihan jaringan dan operasional dapur umum.

Dinas PUPR melaporkan bahwa 10 unit alat berat telah bekerja di lokasi bencana, namun masih diperlukan tambahan 10 unit lagi untuk membuka akses jalan dan membangun jembatan darurat. Sementara itu, TNI mengerahkan ratusan personel untuk membantu membuka akses secara manual dan memperkuat proses evakuasi di berbagai titik.
Dinas Sosial menyampaikan telah menyiapkan 26 dapur umum, sementara Dinas Kesehatan memastikan seluruh korban luka berat sudah mendapatkan perawatan. Ketersediaan logistik kesehatan di lapangan juga dinyatakan cukup. Dari sisi perumahan, Dinas Perkim melaporkan sebanyak 1.765 rumah terdampak bencana dan saat ini tengah menyiapkan opsi hunian sementara bagi warga.
Bupati Benni Warlis menegaskan bahwa seluruh sektor harus bekerja cepat, terpadu, dan saling mendukung dalam penanganan bencana kali ini.
“Penanganan harus dilakukan secara terpadu dan responsif. Fokus kita adalah keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak,” tegasnya.
Pemkab Agam memastikan akan terus memantau kondisi lapangan dan mempercepat berbagai langkah penanganan hingga situasi kembali pulih.-
Penulis : Tori
Editor : Harmen




