Sebelum Magang, Mahasiswa UIN Sjech M Djamil Djambek Dimotivasi Bupati Agam

  • Bagikan

Bukittinggi, AMC – Bupati Agam, Dr H Andri Warman mengatakan, generasi harus punya mimpi untuk menentukan kehidupan agar jadi lebih baik di masa mendatang.

“Semua rencana yang akan dituju harus dimulai dari mimpi, kemudian bertekad agar mimpi itu bisa terwujud,” ujarnya saat memotivasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sjech M Djamil Djambek Agam/Bukittinggi, Rabu (27/7).

Ia minta mahasiswa yang bakal ikuti magang itu setelah menyelesaikan kuliahnya, agar tidak hanya berfikir untuk jadi ASN, karena katanya banyak usaha lain yang bisa jadi lapangan kerja.

“Kita jangan hanya jadi pekerja, tapi berfikirlah jadi bagian orang yang akan buka lapangan kerja,” katanya.

Ia meyakini, apabila generasi miliki tekad, pekerja keras dan pantang menyerah, semua yang direncanakannya bisa terwujud.

“Tidak ada yang tidak bisa jika kita mau berjuang, kerja keras dan miliki tekad,” sebut bupati yang juga seorang pengusaha itu.

Terkait hal itu, sedikit ia menceritakan kehidupannya mulai dari kecil hingga bisa jadi Bupati Agam, yang tidak lepas dari perjuangan dan kerja keras tertanam dalam dirinya.

“Saya miliki usaha transportasi yang dibentuk jauh sebelum jadi bupati, bahkan usaha ini sering jatuh bangun, namun berkat kerja keras usaha itu masih eksis hingga kini,” terangnya.

Intinya kata bupati, kunci kesuksesan adalah miliki tekad, pekerja keras, pantang menyerah dan pintar melihat peluang.

Sementara itu, Rektor UIN Sjech M Djamil Djambek melalui Wakil Rektor III, Dr Miswardi menyebutkan, mahasiswa yang ikuti program magang ini sebanyak 280 orang, yang dilaksanakan selama 1 bulan mulai awal Agustus 2022.

“Terimakasih pada Bupati Agam, karena telah berikan motivasi pada mahasiswa kita yang akan ikuti program magang ini,” ucapnya.

Menurutnya, ini akan jadi bekal yang mumpuni bagi mahasiswanya untuk berkompetisi dan mengimplementasikan ilmunya di tengah masyarakat.

Dengan begitu, diharapkannya setelah tamat kuliah akan lahir alumni UIN Sjech M Djamil Djambek yang mampu buka lapangan kerja seluas-luasnya.

Miswardi menjelaskan, program magang ini rutin setiap tahun. Jika sebelumnya mahasiswa ditempatkan di perbankan, kini UIN buat terobosan baru dengan menempatkan mahasiswa magang di sektor pemerintahan.

“Ini upaya untuk perkenalkan mahasiswa pada dunia kerja terutama di pemerintahan,” ujarnya.

Ia menyadari, ekonomi Islam di Sumbar punya potensi dan peluang besar untuk bisa tumbuh dan berkembang.

Menangkap peluang itu katanya, salah satu cara yang dilakukan adalah memperkenalkan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam pada lapangan kerja, supaya nanti bisa jadi motor penggerak dalam menumbuhkan ekonomi Islam. (t_m)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *