Jadi Nominator, Bupati Agam Presentasikan Inovasi Daerah di Kemendagri

  • Bagikan

AMCNews.co.id. Kabupaten Agam masuk 10 besar nominator kabupaten sangat inovatif pada penilaian pemerintah daerah Innovative Goverment Award (IGA) 2018.

Dengan demikian, Agam berhasil masuk ke tahap penilaian selanjutnya seperti mempresentasikan inovasi daerah yang dipaparkan oleh Bupati Agam DR. Indra Catri Dt Malako Nan Putiah di hadapan tim penilai.

Tim penilai terdiri dari unsur kementerian atau lembaga yaitu, Kemendagri, Kemenristekdikti, KemenPAN-RB, Kemenkominfo, LIPI, LAN dan unsur Akademisi.

Dalam hal ini bupati didampingi OPD terkait seperti Bappeda, Badan Keuangan Daerah, Kominfo, BPBD serta DPMPTSP dan Naker.

Kepala Bappeda Agam, Welfizar mengatakan, penghargaan inovasi daerah merupakan hasil input data indeks inovasi daerah yang diperoleh lima nominator provinsi sangat inovatif, 10 nominator kabupaten sangat inovatif, 10 nominator kota sangat inovatif.

Kemudian 2 daerah nominator kategori sangat inovatif berdasarkan kluster daerah tertinggal dan daerah perbatasan.

“Untuk nominator kabupaten sangat inovatif, Agam masuk nominasi 10 besar yang dilanjutkan presentasi di hadapan tim penilai,” ujarnya.

Dijelaskan, inovasi yang diinput untuk penilaian IGA 2018 sebanyak 70 inovasi dan dibagi atas tiga kelompok penilaian yaitu, inovasi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik dan bentuk inovasi lainnya.

“Bidang inovasi tata kelola pemerintahan daerah terdapat 16 inovasi diantaranya CLEAN (klinik perencanaan), SP2D Online, e-votting (pilwana), sistem aplikasi persidangan (e-persidangan) dan belasan inovasi lainnya,” sebutnya.

Sedangkan bidang pelayanan publik terdapat 17 inovasi diantaranya, pelayanan keliling kecamatan, klinik verifikasi SPJ keuangan nagari, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Kecamatan/Nagari (TRC-PB), klinik IMB dan belasan inovasi lainnya.

Sementara itu, bidang inovasi bentuk lainnya seperti Dra Lanterus (drainase jalan terus), literasi sekolah madani, calon pengantin menanam, pelayanan administrasi kependudukan di nagari sistem jemput bola dan puluhan inovasi lainnya.

Menurutnya, hasil penilaian presentasi akan dijadikan dasar pertimbangan dalam pemberian penghargaan inovasi daerah 2018, menurut jadwal hasilnya diumumkan 7 Desember 2018.

Agam sudah pernah mendapatkan penghargaan IGA pada 2013 dan 2014-2017 award ini sempat ditiadakan, namun pada 2018 kembali dilaksanakan dan Agam ikut berpartisipasi.

“Semoga tahun ini Agam kembali meraih predikat terbaik dalam penilaian IGA 2018,” ujarnya berharap. (AMC05).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.