Pemkab Agam Matangkan Persiapan Lahan Huntap Untuk Korban Bencana

  • Bagikan

Lubuk Basung, AMC – Pemerintah Kabupaten Agam terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penyediaan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi AR SH MSi, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Lahan Hunian Tetap yang digelar secara daring dari Aula Kantor Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung, Jumat (19/6).

Rapat koordinasi yang melibatkan kementerian, lembaga pemerintah, serta berbagai instansi terkait dari tingkat pusat hingga daerah itu menjadi wadah untuk menyatukan langkah dalam memastikan kesiapan lahan sebagai salah satu faktor utama dalam pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Kabupaten Agam.

Berbagai aspek strategis menjadi fokus pembahasan dalam rakor tersebut, mulai dari status dan legalitas lahan, ketersediaan lokasi yang sesuai, proses administrasi, hingga sinkronisasi kebijakan antarinstansi guna mendukung percepatan pembangunan huntap.

Selain itu, berbagai langkah teknis dan solusi terhadap kendala yang masih dihadapi di lapangan juga turut dibahas secara mendalam.

Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan,penyediaan hunian tetap merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan kepastian tempat tinggal yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Menurutnya, proses pembangunan huntap tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik lahan, tetapi juga memerlukan dukungan dan koordinasi yang kuat dari seluruh pihak yang terlibat agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan.

“Melalui rapat koordinasi ini, kita berharap lahir berbagai solusi, masukan, dan langkah konkret yang dapat mempercepat proses persiapan lahan hunian tetap. Dengan demikian, ketika pembangunan dimulai, seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Agam terus berupaya mengoptimalkan seluruh persiapan yang diperlukan agar pembangunan hunian tetap dapat segera direalisasikan.

Dengan begitu, masyarakat yang hingga kini masih menantikan tempat tinggal permanen pascabencana dapat segera memperoleh hunian yang aman dan nyaman.

Rakor tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penyelesaian berbagai tahapan yang diperlukan, sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat penerima manfaat.

Sebagai tindak lanjut dari pembahasan yang telah dilakukan, rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung secara interaktif.

Dalam sesi tersebut, seluruh peserta dari berbagai kementerian, lembaga, dan instansi terkait menyampaikan masukan, saran, serta pandangan sesuai dengan kewenangan masing- masing untuk mendukung percepatan penyediaan lahan dan pembangunan hunian tetap.

Beragam masukan yang mengemuka menjadi bahan pertimbangan penting dalam merumuskan langkah-langkah strategis dan solusi terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi di lapangan.

Melalui diskusi yang konstruktif tersebut, seluruh pihak menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi sehingga proses pembangunan hunian tetap dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana.

Dengan semakin matangnya persiapan yang dilakukan, diharapkan pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Kabupaten Agam dapat segera terealisasi, sehingga masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman, nyaman, dan penuh harapan.-
Penulis : Hari
Editor : Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *