Delapan Sekolah di Agam Terima Penghargaan Adiwiyata

  • Bagikan

AMCNews.co.id Sebanyak delapan sekolah di Kabupaten Agam menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Sumbar 2018, sebagai bentuk partisipasi dunia pendidikan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Penghargaan itu diserahkan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, kepada delapan orang kepala sekolah peraih penghargaan itu, Rabu (21/11) di Hotel Bumi Minang Padang.

Delapan sekolah peraih Adiwiyata tersebut, yakni SMPN 2 Lubuk Basung, MTsN 3 Balingka, SDN 25 Balai Ahad, SDN 47 Parit Panjang, SDN 26 Surau Labuah, SDN 40 Surabayo, SDN 27 Cangkiang dan SDN 25 Pasir Tiku.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agam, Hamdi, saat dikonfirmasi via ponsel, malam ini, mengatakan penghargaan yang diterima oleh delapan sekolah itu karena dinilai aktif dan berkinerja baik dalam upaya pelestarian fungsi lingkungan hidup.

“Kami ucapkan selamat dan sukses kepada delapan kepala sekolah atas kerja keras dan dedikasinya, sehingga penghargaan ini bisa di peroleh. Semoga ini menjadi semangat dan motivasi bagi sekolah lainnya,” ujar Hamdi.

Hamdi menjelaskan, program Adiwiyata telah dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan berlanjut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang bertujuan untuk mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan hidup melalui kegiatan pembinaan, penilaian, dan pemberian penghargaan Adiwiyata kepada sekolah.

Terutama dalam pengendalian kerusakan lingkungan. Untuk mengantisipasinya hal itu harus diajarkan sejak dini kepada para generasi muda.

Contohnya melalui program sekolah Adiwiyata. Di mana sekolah bisa menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah tentang kepedulian terhadap perlindungan, pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup,” ujar Hamdi menambahkan.

Terpisah, atas prestasi tersebut, Kepala SDN 25 Pasir Tiku, Yuniar, mengaku sangat senang bisa mendapatkan penghargaan tersebut. Ia bertekad untuk mempertahankan dan bahkan terus meningkatkan prestasi tersebut.

Ia menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya serta semua stakeholder atas kerjasama dan binaannya, sehingga penghargaan sekolahadiwiyata provinsi tahun 2018 bisa diraih.

“Mudah-mudahan penghargaan ini bisa kami pertahankan dan juga sekolah lainnya bisa meraih penghargaan serupa,” jelasnya. (AMC06)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *