Gali Potensi Pertanian dan Pariwisata, Wabup Agam Dorong Matur Jadi Wilayah Produktif

  • Bagikan

Matur, AMC – Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, S.E., M.Com., mendorong penggalian dan pengembangan potensi pertanian serta pariwisata Kecamatan Matur sebagai upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Camat Matur dari pejabat lama Efendi Idris, S.Sos., kepada pejabat baru MHD. Novriadi Ismail, S.Sos., di Aula Kantor Camat Matur, Rabu (4/11).

Pada Kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan dan sertijab Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Matur dari pejabat lama, Ny Netti Efendi Idris kepada pejabat baru, Ny Linda Noviardi yang dilantik oleh, Staf Ahli Ketua TP-PKK Agam, Ny Maya Iqbal.

Dalam sambutannya, Iqbal mengatakan, Kecamatan Matur memiliki kekayaan alam dan potensi wilayah yang cukup besar. Tanah yang subur menjadi peluang untuk pengembangan sektor pertanian, sementara keindahan alamnya memiliki daya tarik tersendiri bagi pengembangan pariwisata.

Salah satu potensi unggulan yang perlu terus dikembangkan adalah kawasan wisata Puncak Lawang. Destinasi yang telah dikenal hingga mancanegara tersebut menjadi salah satu ikon pariwisata Kecamatan Matur dan kerap menjadi tempat persinggahan wisatawan dari Bukittinggi sebelum melanjutkan perjalanan menuju Danau Maninjau.

“Potensi-potensi ini harus kita gali dan gerakkan semaksimal mungkin. Kalau pariwisata maju, kemudian pertanian juga maju, tentu masyarakat akan semakin sejahtera. Itu yang harus kita capai,” tegasnya.

Menurutnya, pengembangan potensi daerah tidak cukup hanya dengan mengandalkan kekayaan alam yang dimiliki. Diperlukan langkah nyata, kerja sama, serta kemampuan pemerintah kecamatan bersama pemerintah nagari dalam menggerakkan seluruh potensi yang ada agar memberikan dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia berharap camat yang baru, Novriyandi Ismail, dapat segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan tokoh masyarakat, niniak mamak, serta seluruh wali nagari di Kecamatan Matur.

Ia menekankan pentingnya musyawarah mufakat dalam mengambil keputusan, sesuai dengan nilai-nilai kehidupan masyarakat Minangkabau. Wali nagari juga perlu dilibatkan secara aktif karena menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat dan memahami berbagai persoalan di wilayahnya.

“Wali nagari merupakan garda terdepan di nagarinya. Apa pun persoalan masyarakat, biasanya pertama kali disampaikan kepada wali nagari, kemudian diteruskan kepada camat untuk dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten,” jelasnya.

Selain pariwisata, Wakil Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sektor pertanian. Ia mengingatkan bahwa Kecamatan Matur sebelumnya turut terdampak bencana, sehingga pemulihan dan pembenahan sarana pendukung pertanian, terutama jaringan irigasi, harus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, produktivitas pertanian tidak hanya ditentukan oleh kesuburan tanah, tetapi juga ketersediaan sarana dan prasarana, kondisi irigasi, serta pendampingan dari tenaga penyuluh pertanian.

“Kalau irigasi kita bagus, tentu hasil pertanian juga akan bagus. Kita perlu memperhatikan sarana pendukungnya, memperbaiki irigasi, dan menghadirkan penyuluh pertanian di tingkat kecamatan. Jika semua berjalan dengan baik, kita berharap hasil pertanian masyarakat semakin produktif,” ujarnya.

Ia berharap, potensi pertanian dan pariwisata Matur dapat dikelola secara lebih optimal sehingga menjadi kekuatan ekonomi daerah. Pengembangan kedua sektor tersebut juga diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan pelayanan publik dan pembangunan di tingkat nagari.

Pada kesempatan itu, Iqbal menyampaikan terima kasih kepada Camat Matur sebelumnya, Efendi Idris, atas dedikasi dan pengabdiannya. Kepada camat yang baru, ia mengucapkan selamat bertugas dan berharap mampu melanjutkan pengabdian serta menghadirkan terobosan dalam memajukan Kecamatan Matur.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kepemimpinan camat yang baru dan bersama-sama membangun daerah melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.

Dengan pengelolaan potensi alam, pertanian, dan pariwisata yang lebih maksimal, Kecamatan Matur diharapkan mampu berkembang menjadi wilayah yang produktif dan memberikan kesejahteraan lebih baik bagi masyarakat.-
Penulis : Tori
Editor : Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *