IV Koto, AMC – Akhir-akhir ini jarang terlihat anak muda yang mampu memainkan alat kesenian tradisional Minangkabau, terutama Saluang.
Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah bagaimana kesenian tradisional Minangkabau itu tetap berkembang di tengah masyarakat.
Namun, tantangan itu dijawab SMPN 1 IV Koto, Kabupaten Agam, setelah menampilkan dendang saluang yang dimainkan anak didiknya dalam wisuda tahfiz, di sekolah itu, Selasa (14/3).
Bupati Agam, Dr H Andri Warman hadir saat itu, mengaku bangga melihat penampilan anak SMPN 1 IV Koto tersebut.
“Sangat jarang terlihat anak muda bisa memainkan alat musik tradisional ini,” ujar Andri Warman.
Ini yang menjadi alasan baginya, untuk mengembangkan adat budaya dan menjadi salah satu program unggulan di Kabupaten Agam.
“Selain tetap lestari, juga mencari regenerasi dalam mengembangkan adat budaya ke depan,” sebutnya.
Dia imbau sekolah dari seluruh tingkatan untuk memprogramkan adat budaya ini dalam kegiatan ekstrakurikulernya.
Karena menurutnya, adat budaya marwah bagi Kabupaten Agam, sebagai salah satu daerah pemerintahan yang berada di Minangkabau.
“Maka kita minta ini betul-betul dikembangkan, terutama bagi generasi muda. Ini juga dapat meningkatkan jati diri dan keperibadian mereka lebih baik ke depan,” ulasnya.
Penulis : Andri
Editor : Rezka/Harmen




