Lubuk Basung, AMC – Pemerintah Kabupaten Agam menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) terintegrasi, Senin (20/30) di Aula Kantor Dinas Bappeda Agam.
Musrenbang yang juga diikuti Forkopimda Plus ini membahas penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024 dan rembuk penanganan stunting di daerah itu.
Kepala Bappeda Agam, Endrimelson menyampaikan, penyelenggaraan Musrenbang RKPD 2024 dilaksanakan secara terintegrasi dengan rembuk stunting tingkat Kabupaten Agam.
Pengintegrasian ini bertujuan untuk sinergitas dan terkolaborasinya program dan kegiatan dalam mendukung program prioritas pembangunan daerah serta percepatan penurunan stunting.
“Stunting merupakan isu dan prioritas nasional dan perlu ditindaklanjuti oleh seluruh pemangku kepentingan pemerintah daerah,” ujarnya.

Musrenbang ini lanjutnya, menyasar tertampungnya masukan dari stakeholder untuk penyempurnaan program dan kegiatan dalam rangka mendukung prioritas pembangunan yang akan dimuat dalam RKPD 2024.
Musrenbang yang digelar selama satu hari tersebut katanya lagi bertujuan menyepakati permasalahan pembangunan saat ini. Kemudian, menyepakati prioritas pembangunan daerah.
Selanjutnya, menyepakati program atau kegiatan, pagu indikatif, indikator, target kinerja serta lokasi. Adanya penyelarasan dengan prioritas provinsi.
“Kemudian mengklarifikasi program atau kegiatan yang menjadi kewenangan kabupaten dan mana yang menjadi kewenangan pemerintahan nagari,” paparnya.
Ditambahkan, untuk mencapai sasaran dan tujuan musrenbang katanya lagi, pihaknya menghadirikan sejumlah narasumber diantaranya, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Ketua DPRD Kabupaten Agam, Akademisi Universitas Andalas dan pelaku UMKM di Sumatera Barat.
Penulis : Depit
Editor : Rezka/Harmen




