Lubuk Basung, AMC – Kegiatan sosialisasi pergaulan anak di era globalisasi mendapat respon positif dari berbagai kalangan dalam pertemuan bulanan Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Agam, di Aula Bappeda setempat, Senin (15/8)
Kegiatan yang diikuti 12 gabungan organisasi wanita ini, dihadiri Penasehat GOW Kabupaten Agam, Ny Yenni Andri Warman, Ketua GOW Kabupaten Agam, Ny Titik Irwan Fikri, Ketua Dharmawanita Persatuan, Ny El Edi Busti, Kadis P2KBP3A, Surya Wendri dan pemateri, dr Ovri Aprianza dari Dinas Kesehatan Kabupaten Agam.
Pada kesempatan itu, dr Ovri Aprianza memberikan dukungan yang besar dalam sosialisasi ini agar bisa meningkatkan wawasan, pengetahuan, serta dapat berkontribusi melindungi anak dari sisi negatif kemajuan teknologi.

“Perlu diketahui, kenakalan remaja biasanya dilakukan bagi mereka yang gagal dalam menjalani proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun masa kanak-kanaknya,” jelasnya.
Sebab, masa kanak-kanak dan remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat.
Secara psikologis tukuknya, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja.
“Mengantisipasi merebaknya kenakalan remaja saat ini, seyogianya rumah tangga menjadi madrasah tingkat pertama dalam memperhatikan tingkah laku anak, memperhatikan lingkungan serta mengarahkan anak agar tidak terjerumus pada perbuatan negatif sebagai residu perkembangan teknologi,” ucap dr Ovri Aprianza. (C.M)




