Menu

Penutupan Kelok 44 Tak Pengaruhi Distribusi Ikan Karamba Danau Maninjau

  Dibaca : 61 kali
Penutupan Kelok 44 Tak Pengaruhi Distribusi Ikan Karamba Danau Maninjau

Lubuk Basung, AMC – Penutupan jalan Kelok 44, pasca longsor yang terjadi di Kelok 10 tidak mempengaruhi pendistribusian ikan Karamba Jaring Apung (KJA) Danau Maninjau ke sejumlah daerah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Agam, Ermanto, Rabu (29/7) di Lubuk Basung.

Dikatakan, hingga saat ini pendistribusian ikan KJA Maninjau masih terpantau lancar,pasalnya, mobil- mobil pengangkut ikan Danau Maninjau masih dapat menempuh jalur-jalur alternatif.

“Masih lancar, karena bisa lewat jalan alternatif Palembayan atau Pariaman. Memang sedikit bertambah biaya minyak,” ujarnya.

Disebutkan ikan dari KJA Danau Maninjau didistribusikan ke sejumlah daerah di dalam dan luar Sumatera Barat, seperti ke Solok, Pasaman, Pekanbaru, Batam, Jambi dan Bengkulu.

“Untuk pendistribusian daerah-daerah yang tidak melewati Kelok 44 sudah dipastikan tidak terganggu dengan penutupan jalan” tuturnya lagi.

Menurut Ermanto, ikan produksi Danau Maninjau masih menjadi primadona sejumlah pasar di luar Sumbar. Saat ini produksi ikan di KJA Danau Maninjau dalam satu hari berkisar antara 30-35 ton.

“Meski sudah ada pemosok dari Sumatera Utara, namun ikan Maninjau masih jadi pilihan, karena ikan di sana bibitnya kita juga yang pasok,” ulas Ermanto. (Depit)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Post Kategori

Arsip

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional