Pemkab Agam Gelar Bimtek SOP OPD dan Kecamatan

  • Bagikan

AMCnews.co.id — Pemkab. Agam, bakal menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan se-Agam, di Pusdiklat Regional Baso, Senin dan Selasa (13-14 Agustus 2018).

Kegiatan itu digelar dalam rangka penerapan reformasi dan birokrasi amanat UU nomor 28 tahun 1999, tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari KKN, sehingga dikeluarkan Peraturan Menteri PAN RB nomor 35 tahun 2012 tentang pedoman penyusunan SOP.

Kesempatan itu, Pemkab Agam bekerjasama dengan Biro Organisasi Pemprov. Sumatera Barat dan Pusat Pengembangan SDM Kemendagri Regional Bukittinggi sebagai narasumber, yang akan diikuti 60 orang peserta dari OPD dan kecamatan.

Kabag Organisasi dan RB Setda Kabupaten Agam, Zufren menjawab AMCnews.co.id, via ponsel, Sabtu (11/8) menyebutkan, SOP merupakan proses penyelenggaraan administrasi pemerintahan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi yang dijalankan organisasi pemerintahan.

SOP ada dua jenis yakni, pertama SOP administratif, bersifat umum dan tidak rinci dilaksanakan lebih dari satu aparatur, kedua SOP teknis, sangat rinci dari kegiatan yang dilaksanakan satu orang aparatur dengan satu jabatan.

Menurutnya, SOP bersifat mudah dan jelas, efektif, efisien, selaras, terukur, dinamis, orientasi kepada yang dilayani, taat hukum dan kepastian hukum.

“Diharapkan dengan adanya SOP ini, maka akan tercipta birokrat yang profesional, pelayanan optimal dan masyarakat sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Agam, Martias Wanto Dt Maruhun mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, karena hal itu upaya untuk kesiapan peningkatan kualitas pelayanan aparatur yang diukur dari SOP yang ada.

“SOP sangat menentukan dalam Sistim Pengawasan Instansi Pemerintahan (SPIP), penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), termasuk juga pemeriksaan rutin oleh aparatur pengawas yang didasarkan pada SOP ini” ujarnya.

Dengan Bimtek ini, diharapkan SOP Pemkab Agam yang dirangkum dari SOP masing-masing OPD harus siap dalam jangka waktu yang singkat, sehingga menjadi acuan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Untuk itu, diminta seluruh OPD mengutus aparaturnya, dan mengikuti pelatihan dengan serius,” ujarnya.

(AMC05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.