Musibah Kebakaran SMAN 1 Lubukbasung Undang Keprihatian

  • Bagikan

AMC.news.co.id — Kebakaran hebat yang menghanguskan 10 ruangan di SMAN 1 Lubukbasung, Sabtu malam undang keprihatian mendalam banyak pihak.

Pasalnya, kebakaran yang menelan kerugian sampai Rp. 800 juta itu, menghanguskan berbagai ruangan vital dan sangat menunjang operasional sekolah.

Sepuluh ruangan yang terbakar masing-masing ruang BK,ruang komite, ruang penyimpanan alat korsik, ruang PMR, gudang ATK, koperasi KPN dan koperasi konsumsi, ruangan BOS, ruangan olahraga, ruangan UKS dan ruangan pramuka.

Kebakaran hebat yang menyita perhatian banyak pihak, bahkan Pemkab Agam, menurunkan seluruh tim pemadam Dinas Damkar Satpol PP Agam, dipandu langsung Sekab.Agam M. Dt. Maruhun, Kasatpol.PP Damkar Dandi Pribadi, camat Lubukbasung M. Idrus, bahkan kepala dan ketua komite SMAN 1 Lubukbasung Taslim dan Khairul Koto, bersama unsur terkait mendorong proses pemadaman api.

Api baru sepenuhnya berhasil dijinakkan pukul 21.30 WIB, setelah 5 armada pemadam kebakaran dari Agam, dibantu tim Damkar Padang Pariaman, Kota Pariaman, Pasaman dan Pasaman Barat membantu proses pemadaman api.

Asisten I Sekab Agam Rahman, S, Ip, MM, menjelaskan, tim Damkar Agam dibantu beberapa daerah berjibaku memadamkan api yang menghanguskan 10 ruangan tersebu

t.Pemkab.Agam, sebut Rahman ikut berduka atas musibah yang terjadi di SMAN 1 Lubukbasung, ” kami berharap, musibah ini jadi pengalaman berharga untuk waspada terhadap bahaya kebakaran, dan bersama untuk bangkit, membenahi sarana sekolah yang terbakar, ” sebut Rahman.

Musibah kebakaran yang membuat masyarakat Lubukbasung gempar, bahkan sempat memicu kemacetan parah di Pasar Lama Lubukbasung itu, pertama kali terlihat oleh Rahmat (16) siswa SMAN 1 Lubukbasung yang tinggal di sekitar sekolah dan api pertama kali dilihat dari ruangan komite, dan merabat secara cepat ke ruangan lainnya.

” Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib, ” tambah Asisten I Sekab Agam itu

Rahman, juga mengungkap terimakasih atas bantuan dan dukungan tim Satgas Damkar Agam, Damkar Padang Pariaman, Kota Pariaman, Pasaman Barat, BPBD Agam, Tagana, Dinas Sosial Agam, jajaran Polres Agam, PMI, pemerintah kecamatan, nagari, dan masyarakat yang membantu proses pemadaman api.

Hingga pukul 22.00 WIB, proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai dan kini, titik yang terbakar dipasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

(MEN)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *