Shalat ID Bersama Ribuan Warga, Bupati Sosialisasikan Gerakan Sayang Orangtua

  • Bagikan

AMC.news.co.id — Bupati Agam, Indra Catri Dt Malako Nan Putiah menaruh harapan besar pada masyarakat, agar memaknai hari kemenangan Idul Fitri 1439 Hijriah dengan mempererat tali silahturahim dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah antara sesama dengan saling memaafkan.

Hal itu disampaikan Bupati Indra Catri dalam sambutannya saat perayaan Shalat Idul Fitri 1439 Hijriah, Jum’at (15/6) di halaman Kantor Bupati Agam.
Pada shalat Ied itu, bertindak selaku Khatib, Jhon of Rizal One dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, dan Imam Bakri hafiz dari Sumbar selaku Imam.

Menurut bupati, kesadaran masyarakat untuk meningkatkan aktifitas keagamaan di Kabupaten Agam cukup tinggi.

Hal ini ditandai oleh aktifitas lebih kurang 1.551 rumah ibadah di Kabupaten Agam. Dari hasil itu, diketahui bahwa gerakan imarah masjid semakin menunjukkan hasil yang baik.

Seiring itu, melalui Gerakan Agam Sayang Orangtua sangat penting sekali digelorakan. Karena, diperkirakan beberapa tahun ke depan, semakin banyak orang tua yang bermukim di Agam.

“Sehubungan dengan itu fasilitas pelayanan untuk tujuan tersebut sudah mulai disediakan, seperti taman-taman, ruang terbuka hijau, rumah sakit lansia. Rumah-rumah ibadah kita-pun harus didesain sedemikian rupa agar aman dan menyenangkan bagi kaum lansia dan orang tua kita,” jelas IC.

Terkait hal itu, perkembangan pendidikan keagamaan pun akhir-akhir ini semakin membaik dan maju pesat.
Semua ini dapat dilihat dari pertumbuhan dan berkembangnya pondok pesantren yang dimiliki.

“Alhamdulillah melalui upaya tersebut kita telah banyak meraih prestasi baik ditingkat provinsi maupun nasional,” jelas bupati.

Mengingat isu teror baru-baru ini, bupati meminta masyarakat untuk selalu mewaspadai diri dan keluarga dari orang-orang yang tidak dikenal atau mencurigakan.

Terpisah, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria Dt Tumangguang Putiah juga melaksanakan shalat ID bersama masyarakat Kecamatan Tanjung Raya. Pada kesempatan itu, wakil bupati didaulat sebagai khatib.

(IF)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *