Banuhampu, AMC – Sebanyak 500 peserta lebih dari berbagai SD dan SLTP sederajat se-Sumatera Barat mengikuti Spensaba Talent Contest ke-12 yang digelar SMP Negeri 1 Banuhampu, Sabtu (19/9). Mengangkat tema “Satu Ajang, Sejuta Talenta, Menuju Generasi Hebat yang Unggul dan Inspiratif”, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan potensi dan bakat yang dimiliki sejak usia dini.
Agenda ini dibuka dengan pemukulan tambua, oleh Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah bersama Ketua DPRD Agam,H Ilham LC MA berserta tamu undangan lainnya.
Kepala SMPN 1 Banuhampu, Zulfamiarti, mengatakan Spensaba Talent Contest tahun ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Sumatera Barat dengan sejumlah cabang perlombaan.
“Pesertanya lebih dari 500 orang, berasal dari SD dan SLTP sederajat se-Sumatera Barat. Mereka mengikuti berbagai cabang lomba, seperti mendongeng, solo song Minang, IPA, IPS, matematika dan tahfidz,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan Spensaba Talent Contest tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk menggali potensi dan minat anak yang selama ini mungkin belum terlihat.
“Kegiatan ini bertujuan menggali potensi sesungguhnya dari minat dan bakat anak-anak. Kita ingin memberikan ruang kepada mereka untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki,” katanya.
Sementara itu, Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah, memberikan apresiasi terhadap konsistensi SMPN 1 Banuhampu yang telah menyelenggarakan ajang tersebut untuk ke-12 kalinya.
Menurutnya, pengenalan dan pengembangan talenta sejak dini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi masa depan. Ia menilai setiap anak memiliki potensi masing-masing yang perlu ditemukan, diasah dan diarahkan.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Talenta merupakan embrio atau awal dari bagaimana tumbuhnya generasi kita di masa yang akan datang,” ujar Bupati.
Dikatakannya, pemerintah saat ini juga semakin memberikan perhatian terhadap manajemen talenta. Karena itu, pengenalan bakat dan minat anak sejak dini dinilai penting agar potensi tersebut dapat dikembangkan sesuai bidang yang paling dominan dalam dirinya.
“Kalau dari dini kita bisa melihat perkembangan bakat dan minat anak, ini akan membantu kita memahami potensi mereka. Apa pun talent anak-anak kita hari ini, semuanya positif. Tinggal bagaimana kita mengasah dan mengembangkannya,” jelasnya.
Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada SMPN 1 Banuhampu yang dinilainya telah lebih dahulu membangun ruang bagi anak-anak untuk mengenali dan mengembangkan talentanya.
“Ini ajang yang sudah dilaksanakan selama 12 kali. Spensaba telah berbuat sebelum yang lain memikirkannya,” katanya, disambut tepuk tangan peserta dan tamu undangan.
Menurutnya, keberagaman bidang yang dilombakan, mulai dari tahfidz, matematika, ilmu pengetahuan, sosial, seni hingga bidang lainnya, dapat membantu anak menemukan kecenderungan dan potensi yang dimilikinya.
“Kalau anak-anak sudah mendapatkan ruang, baik dalam tahfidz, matematika, fisika, sosial, seni, olahraga dan bidang lainnya, itu akan mengantarkan mereka menemukan talent yang dominan dalam dirinya. Dari sana kemudian akan tumbuh visi dan cita-cita mereka ke depan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan oleh sekolah-sekolah lainnya. Menurutnya, semakin banyak ruang positif yang tersedia bagi anak, semakin banyak pula kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan intelektual, emosional, spiritual maupun sosial.
Ia menyebut, aktivitas positif tersebut juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Agam dalam membangkitkan kembali semangat generasi surau, yakni generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara emosional, sosial dan keagamaan.
“Teruslah kita asah ini semua sehingga menjadi ajang dan memotivasi anak-anak kita untuk tumbuh dan berkembang sebagaimana harapan kita, cerdas intelektualnya, cerdas emosinya dan cerdas spiritualnya,” ujarnya.
Bupati berharap para peserta tidak hanya menjadikan kompetisi tersebut sebagai ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai pengalaman untuk mengenali kemampuan dan membangun kepercayaan diri.
“Semoga anak-anak kita menjadi generasi emas yang diharapkan bangsa dan negara. Kita optimistis ketika apa yang dilakukan hari ini terus ditindaklanjuti, anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas otaknya, cerdas emosinya dan cerdas imannya,” ujarnya.-
Penulis : Tori
Editor : Harmen




