Lubuk Basung, AMC.– Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan menggelar rapat koordinasi program kerja Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Literasi di Kantor Dinas Arsip, Lubuk Basung, Senin (4/5).
Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam, Roza Linda, menjelaskan,Bunda Literasi merupakan figur strategis yang berperan sebagai penggerak dalam meningkatkan budaya baca di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Di Kabupaten Agam, peran ini diperkuat melalui pembentukan Pokja Bunda Literasi yang memiliki tugas merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi program literasi secara terarah dan berkelanjutan.
Ia menyebutkan, terdapat sejumlah tujuan utama yang ingin dicapai melalui program ini, di antaranya meningkatkan minat baca masyarakat, memperluas akses terhadap bahan bacaan, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan literasi, serta memperkuat sinergi lintas sektor.
Lebih lanjut, Roza Linda mengungkapkan,Pokja Bunda Literasi telah menyusun sejumlah program kerja yang akan dijalankan, seperti kampanye gemar membaca, peningkatan akses literasi, penguatan literasi digital, serta pelaksanaan aksi-aksi kreatif berbasis literasi.

“Program-program ini dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, anak usia dini dan pelajar, masyarakat umum, hingga para pengelola perpustakaan dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM),” jelasnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, dalam arahannya meminta kepada dinas terkait untuk melakukan pengkajian lebih mendalam terhadap program yang telah disusun.
Ia juga menekankan pentingnya kejelasan arah kebijakan serta penajaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Bunda Literasi agar pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran.
Ia menegaskan, Bunda Literasi tidak hanya berperan sebagai simbol, tetapi harus mampu menjadi motor penggerak yang aktif dalam membangun ekosistem literasi di tengah masyarakat.
“Perlu ada penguatan peran dan kolaborasi lintas sektor agar program yang dijalankan benar-benar memberi dampak nyata terhadap peningkatan budaya baca,” ujarnya.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan program Bunda Literasi di Kabupaten Agam dapat berjalan optimal dalam mendorong peningkatan budaya literasi di tengah masyarakat.-
Penulis : Tori
Editor : Harmen




