Event Pacu Kuda Semarak, Sekab Agam : Wujud Pelestarian Budaya Minangkabau

  • Bagikan

Tilatang kamang, AMC – Event pacu kuda merupakan tradisi masyarakat Minangkabau, khususnya di Agam dan Bukittinggi, sehingga pacu kuda yang diselenggarakan saat ini menjadi pusat perhatian warga.

“Awalnya hanya sebagai permainan masyarakat Minangkabau, pacuan kuda bermetamorfosis menjadi olahraga nasional yang berorientasi prestasi sekaligus sport tourism,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Drs Edi Busti MSi, saat pembukaan Open Race Pacuan Kuda Agam-Bukittinggi Cup Tahun 2023, di Galanggang Bukik Ambacang, Minggu (19/3).

Edi Busti yang sekaligus selaku Ketua Umum KONI Agam itu mengatakan, kegiatan pacuan kuda ini sebagai wujud pelestarian budaya oleh masyarakat di Kabupaten Agam.

Selain itu, semangat yang diusung dalam event pacuan kuda ini sejalan dengan visi misi dan program unggulan KONI Agam Masa Bakti 2022- 2026,” implementasi sport industries untuk menumbuhkan kemandirian sektor olah raga, ” ujarnya.

Selain sport industries, ulasnya, KONI Agam mendorong agar setiap pengurus cabang (pengcab) aktif untuk menyelenggarakan event dan turnamen atau one cabor one event.

“Kami meyakini jika seluruh pengcab aktif mengadakan event maka, akan terbentuk sebuah big data atlet, wasit dan pelatih yang akan menjadi tulang punggung kemajuan olahraga kedepan ,”katanya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi penawar dan penghibur bagi masyarakat yang haus akan hiburan, karena selama lebih 2 tahun pergerakan dibatasi akibat pandemi covid-19.

“Sedangkan, dari segi pariwisata, event ini diharapkan mampu berkontribusi untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Sumatra Barat, khususnya ke Agam dan Bukittinggi. Sejalan dengan Visit Beautiful West Sumatera 2023 yang telah dicanangkan oleh Pemprov Sumbar,”harapnya.-

Penulis : Harry/Tori
Editor : Rezka/Harmen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *