Matur, AMC – Sebanyak 43 santri Rumah Tahfiz Qur’an Ubay Bin Ka’ab Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, diwisuda.
Wisuda tahfiz angkatan ke-3 ini, dihadiri Bupati Agam, Dr H Andri Warman, di rumah tahfiz Qur’an Ubay Bin Ka’ab, Kamis (8/9).
“Ini adalah salah satu program unggulan kita di Agam,” ujar Bupati Andri Warman.
Menurutnya, sejak program ini dicanangkan sudah banyak rumah tahfiz di Agam yang mewisuda santrinya, tapi rumah tahfiz Ubay Bin Ka’ab sudah dulu melaksanakan.
“Kita apresiasi hal ini, semoga anak-anak kita terus mempertajam bacaan dan hafalannya ke depan,” sebutnya.
Dalam melaksanakan program ini katanya, Pemkab Agam menggandeng Kantor Kemenag Agam dan MUI, agar bisa terlaksana dengan maksimal.

Dengan banyaknya rumah tahfiz yang aktif, maka semakin meningkat pula generasi bisa membaca dan menghafal Al-Qur’an.
“Bagi anak kita yang hafiz, Pemkab Agam akan berupaya mencari beasiswa untuk kelanjutan pendidikan formalnya,” kata bupati yang akrab disapa AWR itu.
Selain bidang agama, program lain yang dilaksanakan AWR adalah pengembangan pendidikan adat istiadat dan bahasa Inggris.
“Selain agama diperkuat, tentu pemahaman adat istiadat dan kemampuan bahasa Inggrisnya juga ditingkatkan,” ujarnya pula.
Pada kesempatan itu, Bupati AWR melakukan pemindahan toga secara simbolis pada perwakilan santri yang diwisuda, serta menerima piagam penghargaan dari Rumah Tahfiz Qur’an Ubay Bin Ka’ab.
Santri yang diwisuda sebanyak 43 orang, dengan rincian 8 juz sebanyak 1 orang, 5 juz 4 orang, 4 juz 3 orang, 3 juz 3 orang, 2 juz 5 orang dan 1 juz 27 orang. (t_m)




